Pedomanbengkulu.com, Rejang Lebong – Kejaksaan Negeri Rejang Lebong sejak Januari hingga November 2019 telah menangani sebanyak 186 kasus tindak pidana umum. Kasus yang paling mendominasi yang ditangani yakni kasus orang dan harta benda seperti pencurian, pembunuhan, penganiayaan, penipuan/penggelapan, pengancaman dan penghinaan yakni sebanyak 80 kasus dan perkara terbesar kedua yakni tentang narkotika yakni sebanyak 54 Kasus. Hal ini dibenarkan Kepala Kejaksaan Negeri Rejang Lebong Conny Tonggo Masdelima SH,.MH melalui Kasi Pidum Erinato SH,.MH.

“Untuk wilayah Rejang Lebong kasus yang dominan masih tindak pidana pencurian dan Narkotika. Khusus untuk kasus narkotika ini rata-rata yang kita tangani yakni pengedar dan pemakai dan setiap bulan pasti ada yang dilimpahkan pihak Polres ke kita,” ujar Erianto, Minggu (8/12).

Ditambahkan Erianto, untuk tindak pidana yang melibatkan anak di tahun 2019 ini, pihaknya telah menangani 10 kasus sedangkan tindak pidana umum lainnya seperti pencabulan/persetubuhan, KDRT, laka lantas dan senjata tercatat sebanyak 41 kasus.

“Untuk tindak pidana yang melibatkan anak ini, didominasi kasus pencurian, pengguaan narkotika maupun pencabulan/persetubuhan. Sedangkan untuk kasus keamanan dan kertertiban umum selama tahun 2019, baru ada 1 kasus,” kata Erianto.

Erianto menambahkan berdasarkan data yang ada saat ini yang ditangani oleh seksi pidana umum lebih tinggi dari tahun 2018. Untuk tahun 2018 dari bulan Januari-Desember tercatat sebanyak 200 kasus sedangkan di tahun 2019 ini dari Januari-November telah terjadi 186 kasus.

“Kalau dilihat dari angka, nampaknya tahun 2019 lebih kecil dari tahun sebelumnya, namun untuk tahun 2019 ini, data Bulan Desember belum masuk dan kemungkinan masih ada yang akan dilimpahkan dari Polres Rejang Lebong sehingga kemungkinan terjadi peningkatan,” pungkas Erianto. [Julkifli Sembiring]