PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Menjelang Hari Raya Natal dan tahun baru, harga sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional mulai mengalami kenaikan. Beberpa komiditas yang naik tersebut di antaranya adalah beras, gula pasir, minyak goreng, mentega, susu, dan tepung terigu.

“Harga-harga barang mulai mengalami kenaikan tertanggal hari ini Senin 9 Desember 2019 di minggu ke dua. Kondisi ini merupakan penyesuaian masing-masing komoditas,” ujar Amron Rosyidi selaku Kabid Bina Usaha (Binus) Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bengkulu, Senin (9/12/2019).

Menurutnya, kenaikan harga enam komoditas tersebut masih dalam tingkat wajar di tingkat harga acuan. Kenaikan harga bahan pangan tertinggi terjadi pada tepung curah segitiga biru sekitar 841,2% menjadi Rp 80.000 per kilogram (kg) dibandingkan tanggal 6 Desember yang masih sebesar Rp 8.500 per kg.

Sementara beras merek paten naik sebesar 2,0% menjadi Rp 12.750 dari sebelumnya Rp 12.500, beras merek manggis naik sebesar 2,0% menjadi Rp 12.500, gula pasir naik sebesar 4,0% menjadi Rp 13.000 sebelumnya Rp 12.500, minyak goreng naik sebesar 13,4 % menjadi Rp 11.000 sebelumnya Rp 9.700, minyak kemasan bantalan naik sebenar 10,0% menjadi Rp 11.000 per liter sebelumnya Rp 10.000 per minyak bimoli refill naik sebesar 4,2% menjadi Rp 12.500 per liter sebelumnya Rp 12.000 per liter, susu Indomilk putih naik sebesar 5,3% menjadi Rp 10.000 (375gram) sebelumnya Rp 9.500 (375gram).

Meski demikian, secara umum harga bahan pokok relatif stabil, khususnya beras IR 64 Lampung dan mentega blueband sachet.

“Beras IR 64 lampung turun sebesar 2,4% dari Rp 10.250 menjadi Rp 10.000, sementara, mentega blueband sachet turun sebesar 12,5% dari Rp 8.000 (200gram) menjadi Rp 7000 (200gram),” kata Amron.

Lebih lanjut, Amron Rosyidi, juga menjelaskan penyebab terjadinya kenaikan harga komoditas barang salah satunya karena mendekati tahun baru dan natal.

“Sementara, berdasarkan pantauan kami harga dan pasokan bahan pokok di Bengkulu, masih relatif stabil,” tutup Amron rosyidi. [Soprian]