PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Terkait insiden kecelakaan tunggal Bus PO Sriwijaya di jurang Lematang Kota Pagar Alam Sumatera Selatan (Sumsel), Senin (23/12/2019) sekira pukul 23.00 WIB yang menelan puluhan korban jiwa. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan menurunkan tim ke Bengkulu besok, Kamis (26/12/2019).

Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono saat dikonfirmasi melalui via telepon, Rabu (25/12/2019) mengatakan tim yang akan diturunkan besok ke manajemem PO Sriwijaya, Dinas Perhubungan Kota Bengkulu dan tempat pengujian Kir atau pengujian berkala.

“Kita akan mendatangi tiga tempat itu kurang lebih. Kalau dari data yang ada Kir-nya itu kalau gak salah hidup sampai Februari tahun depan ini. Februari berarti enam bulan mundur 2019, itu kalau dari data yang ada. Tetapi kita juga perlu mengonfirmasi ke tempat menguji Kirnya itu,” kata Soerjanto Tjahjono.

Soerjanto Tjahjono menjelaskan, dua orang dari KNKT yang akan diturunkan di tempat-tempat yang berkaitan dengan hal ini. Sedangkan tim lainnya berada di lokasi kecelakaan. Jika ditemukan kesalahan untuk sanksinya merupakan kewenangan dari Kementrian Perhubungan.

“Untuk sanksi itu kewenangan dari Kementrian perhubungan dalam hal ini Dirjen Darat,” ucap Soerjanto Tjahjono.

Seperti diketahui bersama dalam insiden kecelakaan Bus PO Sriwijaya korban yang sudah ditemukan meninggal sementara mencapai 35 orang dan selamat 13 orang. Tim Basarnas Palembang dan Bengkulu terus berupaya melakukan pencarian terhadap korban lainnya, karena pihaknya tidak mengetahui pasti jumlah penumpang dalam bus maut tersebut. [Anto]