PedomanBengkulu.com, Kepahiang — Tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu segera menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan lahan Kantor Camat Tebat Karai Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu tahun 2015 lalu.

Kepala Kejari Kepahiang H. Lalu Syaifudin, SH.MH saat dikonfirmasi, Senin (23/12/2019) mengatakan saat ini penyidik tinggal menunggu penilaian dari tim Kantor Jasa Penilaian Publik (KJPP) untuk menilai harga lahan. Setelah lahan dinilai tinggal melakukan perhitungan kerugian negara. Selanjutnya setelah perhitungan kerugian negara selesai akan ditetapkan tersangka.

“Kalau sudah selesai perhitungan kerugian negara ditetapkan tersangka, mungkin tahun depan karena perhitungan kerugian negara juga membutuhkan waktu,” kata H. Lalu Syaifudin.

Dilansir sebelumnya, dalam pengadaan lahan Kantor Camat Tebat Karai Kabupaten Kepahiang seluas 8.800 meter persegi pada tahun 2015 lalu tersebut menggunakan dana ABPD Perubahan Kabupaten Kepahiang tahun 2015 sebesar 1,2 Miliar rupiah.

Dalam pengadaan lahan itu diduga ada indikasi markup dan ada prosedur yang tidak dilakukan. [Anto]