PedomanBengkulu.com, Kota Bengkulu — Istri Juliswan, ajudan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bengkulu yang bernama Vera Yunika Binti Harandi meninggal dunia  usai melahirkan anak keduanya di Rumah Sakit (Rumkit) Ummi yang terletak di Jalan Hibrida  Kelurahan Sido Mulyo, Kecamatan Gading Cempaka Kota Bengkulu, lantaran mengalami pendarahan, Senin (2/12/2019) malam.

Atas hal tersebut pihak keluarga almarhumah sempat protes ke pihak rumah sakit, dan ingin meminta penjelasan dari rumah sakit, namun belum mendapatkan keterangan secara resmi dari pihak rumah sakit atas meninggalnya almarhumah tersebut.

Sepri adik Kandung Juliswan mengatakan, Almarhumah Vera Yunika Binti Harandi meninggal di RS Ummi karena melahirkan disitu pendarahan dan tidak tertolong.

“Nah maksud saya masih menunggu konfirmasi dari Rumah Sakit itikad baiknya untuk menjelaskan kepada kami sebagai keluarga,” kata Sepri.

Dimana-mana, sambug Sepri yang namanya melahirkan di Rumah Sakit itu sampai meninggal seharusnya tidak boleh lagi terjadi.
Apalagi untuk pendarahan.

“Dimana-mana yang saya tau untuk melahirkan itu sampai meninggal itu tidak harusnya boleh lagi terjadi, apalagi karena pendarahan,” jelas Sepri.

Sementara ini tim lapangan pedomanbengkulu tengah berusaha mengonfirmasi pihak Rumah Sakit yang bersangkutan. [Anto]