Mahasiswi Magister Pendidikan Bahasa Arab UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Tiara.

PedomanBengkulu.com, Malang – Tinggal hitungan menit, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu dalam pergantian tahun baru akan mengisinya dengan acara launching Bengkulu Kota Hadist.

Acara tersebut dirangkai selama sekitar lima jam mulai dari pukul 17.00 sampai 21.00 WIB.

Lounching Kota Hadits ini disambut meriah bahkan hingga ke luar daerah.

Misalnya seperti dikatakan mahasiswi Magister Pendidikan Bahasa Arab UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Tiara.

Ia mengatakan, Pemkot Bengkulu membuat acara pergantian tahun kali ini berbeda dari yang pernah ada.

“Jika pada tahun-tahun sebelumnya masyarakat mengisi pergantian tahun dengan acara biasa dan tidak bermanfaat. Maka dengan deklarasi Bengkulu Kota Hadist ini membuat pergantian tahun kali sangat amat berbeda,” katanya.

Ia mengapresiasi Wali Kota Helmi Hasan yang menggagas hal ini.

“Sejak awal saya sudah mendengar imbauan agar warga mengisi malam tahun baru dengan amalan-amalan serta meramaikan tempat ibadah, yang umat muslim ke masjid, dan untuk non muslim bisa meramaikan tempat ibadah masing-masing. Pergantian tahun baru 2020 merupakan salah satu gebrakan yang luar biasa,” imbuhnya.

Ia mengatakan, kegiatan ini bukti keseriusan Wali Kota Helmi Hasan dan Wakil Wali Kota Dedy Wahyudi dalam mewujudkan visi mereka.

“Hal ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Kota untuk menjalankan visinya yaitu menjadikan Bengkulu sebagai Kota Religius,” ujar Tiara.

Selain itu, kata Tiara, peresmian yang akan dilaksanakan pada malam pergantian tahun ini juga termasuk sebuah langkah yang tepat agar masyarakat Kota Bengkulu muslim pada khusus agar lebih fokus pada peribadatan daripada harus memenuhi jalanan serta mengunjungi tempat-tempat yang mengundang kemaksiatan dalam rangka memeriahkan tahun baru 2020.

“Namun pada dasarnya bukan hafalan yang menjadi tujuan utamanya, tapi sebuah tindakan pengaplikasian dari apa yang masyarakat hafalkan dari hadits-hadits tersebut dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Ia pun berharap ke depannya masyarakat Bengkulu mampu meneladani kehidupan Rasullullah shallallahu ‘alaihi wa sallam secara konkrit.

“Saya yakin ketika hal ini wujud akan membentuk sebuah peradaban yang makmur serta agamis. InsyaAllah,” tutupnya. [Soprian]