PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Seminar Nasional yang diselenggarakan program Doktor Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bengkulu (UNIB) dengan tema “Mencari Figur Pemimpin Provinsi Bengkulu” di Hotel Grage, Kamis (5/12/2019)

Seminar Nasional ini dihadiri oleh narasumber dari lintas keilmuan baik dari peneliti, pakar hukum, komisioner KPU, kepolisian dan pejabat negara lainnya.

Salah satu pemateri, Chusnul Mar’iyan, Ph, D, menyampaikan, dalam memilih seorang pemimpin harus benar-benar memilih pemimpin yang paham akan keadaan Provinsi Bengkulu.

“Pemimpin itu paham akan wilayah, paham akan penduduk, bahagiakan penduduk, maka jangan ragu-ragu pilihlah pemimpin tersebut,” ungkap Chairul, Kamis (5/12/2019).

Dengan pemimpin yang paham keadaan Provinsi Bengkulu, lanjutnya, dia harus masuk partai politik, kerja sama dengan pendidikan (otak), agama (moral).

Menurutnya, Didalam berpolitik kita harus melibatkan dunia akademisi, dengan melibat akademisi maka pemimpin itu mempunyai intelektual tinggi, sebab, ketika itu tidak terjadi maka pemimpin kita tidak mempunyai otak.

Begitu juga dengan agama, seorang pemimpin harus melibatkan tokoh-tokoh agama didalam berpolitik, karena seorang pemimpin yang kita inginkan harus bermoral, agama mengatur itu.

“Pemimpin yang baik harus mensejahterakan rakyat, mencerdaskan rakyat, ikut ketertiban dunia,” ujarnya.

Menurutnya, karena politik merupakan hubungan interaksi sosial yang melibatkan otoritas kewenangan atau kekuasaan.

“Hal ini mengacu pada peraturan dari sebuah unit politik, atau berkaitan dengan metode dan stategi yang dipergunakan dalam perumusan dan penerapan kebijakan,” tutupnya. [Soprian]