Sosialisasi pembinaan pedagang di kawasan wisata yang digelar di Hotel Santika, Kamis (12/12/2019).

PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi meminta para pedagang di Kota Bengkulu untuk berbenah.

Hal ini ia sampaikan saat membuka kegiatan sosialisasi pembinaan pedagang di kawasan wisata, di Hotel Santika, Kamis (12/12/2019).

Lebih lanjut ia mengatakan, para pedagang di kawasan wisata harus menjaga nama baik daerah. Salah satunya dengan tidak memainkan harga.

“Harga kelapa muda termahal itu ada di Bengkulu, masa sampai Rp25 ribu,” kata Dedy.

Menurutnya, sikap para pedagang di salah satu kawasan wisata itu tentu memperburuk nama daerah. Tak hanya itu, para pedagang juga akan mendapatkan dampak jelek.

“Itu kan bisa menutup pintu rezeki pedagang itu sendiri,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Dedy juga meminta, ia juga berpesan agar pedagang memberi pelayanan yang baik kepada pembeli. Misalnya dengan selalu senyum dengan pembeli.

“Kalau pelayanan bagus, orang nyaman saat belanja,” tambahnya.

Selain itu, pedagang juga harus menjaga higienisitas atau kebersihan, dan rasa makanan yang dijual.

“Terakhir, pedagang harus menjaga kekompakan,” kata dia.

Sebelumnya, Kepala Disperindag Kota Bengkulu Dewi Dharma mengatakan Pemkot Bengkulu sudah membangun wisata kuliner di kawasan Pasar Barukoto. Karena itu, pihaknya memberikan pelatihan kepada 50 pedagang yang berasal dari Barukoto, Tapak Paderi, Pantai Panjang dan Danau Dendam.

“Nanti kita tawarkan para pedagang untuk berjualan kuliner di kawasan Barukoto,” kata dia. [Soprian/Rilis]