Pedomanbengkulu.com, Rejang Lebong – Salah seorang saksi yang dimintai keterangan oleh Polres Rejang Lebong yakni RI (30) yang juga merupakan menantu korban saat ini dititipkan keluarganya di Mapolres Rejang Lebong.

Diungkapkan Kapolres Rejang Lebong, sejauh ini pihaknya telah memeriksa 12 orang saksi terkait perampokan dengan kekerasan yang mengakibatkan Hj Kartini warga Hasyim Ashari Kelurahan Sukaraja Kecamatan Curup Timur tewas bersimbah darah pada Senin (16/12/19).

“Sejauh ini ada 12 orang saksi yang sudah kita mintai keterangan baik dari keluarga korban, tetangga, orang yang pertama ada di lokasi kejadian maupun tukang ojek yang ada di sekitar lokasi. Kita masih terus mendalami keterangan saksi ini sembari mencari alat bukti tambahan dan kita juga masih menunggu hasil Lab Forensik beberapa barang bukti yang kita temukan di lokasi kejadian seperti pisau mapun rambut tapi hasilnya beluma keluar,” kata Kapolres, Sabtu (28/12).

Ditambahkan Kapolres, saksi atas nama RI yang sebelumnya diamankan bersama suaminya ED dan EK telah dipulangkan oleh polres Rejang Lebong, namun atas permintaan Suaminya yakni ED, Saksi RI ini dititipkan ke Polres.

“Saksi RI ini bukan ditahan, namun atas permintaan suaminya dititipkan ke Polres atau istilahnya di Safe House kan, tapi nanti kita akan berkoordinasi dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) sebagai lembaga resmi untuk perlindungan saksi,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menjelaskan, sejauh ini pihaknya baru menetapkan 1 orang tersangka yakni EK, Penyidik Polres sendiri masih mendalami keterangan saksi dan mencari bukti tambahan dan memintai keterangan saksi ahli baik Dokter Forensik untuk mendalami keterlibatan orang lain atau calon tersangka.

“Sampai sekarang baru 1 orang tersangka dan yang lainnya sebagai Saksi, dalam hal ini kita tidak bisa terburu-buru menetapkan seseorang menjadi tersangka, dalam hal ini kita tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Motif dalam peristiwa ini kita masih menetapkan pencurian dengan kekerasan karena ada barang yang hilang. Tapi kalau ada tersangka baru bisa terlihat seperti apa motifnya di balik kejadian ini,” pungkas Kapolres. [Julkifli Sembiring]