PedomanBengkulu.com, Kota Bengkulu – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melaunching Kampung Rosella Berseri yang dilaksanakan di gang Setia RT 06 RW 05 Kelurahan Sumber Jaya Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu, Jumat (13/12/2019).

Turut hadir dalam rangkaian acara launching Kampung Rosella Berseri Wakil Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi, Direktur Stikes Tri Mandiri Sakti Beserta Jajarannya, Lurah Sumber Jaya, Camat, dan Peserta KKN Universitas Trimandiri Sakti, Perwakikan IPC dan undangan lainnya.

Dedy Wahyudi mengatakan, inovasi ini lahir dari kebiasaan atau budaya kerja pemerintah yang masih menggunakan cara lama, sehingga perbaikan pelayanan publik masih jalan ditempat.

Lanjut Dedy, mengimplementasikan inovasi tidak hanya membawa dampak positif dalam sistem pemerintahan, tetapi juga merupakan jawaban atas segala persoalan yang ada pada pemerintahan di Negara kita.

“Untuk mewujudkan good governance diperlukan manajemen penyelenggaraan pemerintah yang handal, melalui pembangunan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang berkinerja tinggi dan mempunyai pemikiran inovatif sebagai pelaku good governance,” kata Dedy Wahyudi.

Dedy menjelaskan, pemerintah daerah selaku unsur penyelenggara sangat berperan dalam menghadirkan solusi terhadap kompleksitas persoalan dan dinamika yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

Pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi serta penerapan inovasi daerah, menurutnya, menjadi sangat signifikan dalam proses peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“Optimalisasi pengelolaan sumber daya dan potensi daerah juga perlu menjadi perhatian kita bersama, dengan tetap mengedepankan regulasi hukum yang berlaku serta mempertahankan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal,” ujar Dedy.

Pendekatan masyarakat hanya sebagai objek pembangunan harus digeser menjadi subjek sekaligus objek pembangunan, menurutnya, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan perlu dilakukan melalui pemberdayaan. Salah satunya, upaya pemberdayaan pembangunan kampung tematik.

“Dengan adanya kampung tematik di 8 lokasi di kota Bengkulu, diharapkan dapat menjadi solusi untuk semua masalah yang dihadapi masyarakat baik dari segi kualitas lingkungan,” ujarnya.

Menurutnya, ini merupakan langkah awal pemerintahan untuk saling mendukung dalam membangun SDM dengan pedoman kepada peraturan Menteri Pendidikan. [Soprian/Advetorial]