Pedomanbengkulu.com, Seluma – Pengesahan tata tertib dewan di DPRD Kabupaten Seluma diskors pada (30/12/2019). Pengesahan ditunda karena belum diterimanya hasil evaluasi dari Gubernur Bengkulu, terhadap tata tertib dewan yang sudah disampaikan. Pengesahan sebelumnya sudah dijadwalkan oleh Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kabupaten Seluma.

“Evaluasi Gubernur atas tatib dan kode etik dewan belum turun, maka banmus akan kembali menjadwal ulang pengesahannya” jelas Ketua DPRD Kabupaten Seluma Nofi Eriyan Andesca dalam sidang paripurna, senin (30/12/2019).

Anggota fraksi Golkar DPRD Seluma, Yudi Harzan mengatakan, sebelum dievaluasi Gubernur, tata tertib dewan sudah dilakukan pembahasan panjang.

“Setelah dievaluasi Gubernur, maka disampaikan dulu ke Panja, baru dilakukan paripurna” jelas Yudi.

Badan Kehoramatan (BK) DPRD Seluma menyatakan, dewan harus tetap patuh dengan tatib sebelumnya, dan tetap bisa menjaga etika dalam penyampaian pendapat dalam paripurna. Sementara itu dalam sidang paripurna penutupan masa sidang ke I tahun 2018/2019, dewan juga memberikan kritik terhadap sekretariat DPRD yang belum memasang foto Presiden dan Wakil Presiden yang baru. [IT2006]