Penyerahan sertifikat kepada para peserta Bimbingan Teknis (BIMTEK) Wirausaha Baru (WUB) bidang Kopi yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bengkulu bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Bengkulu di Eleven Cafe, pada Rabu (4/12/2019).

PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Peserta Bimbingan Teknis (BIMTEK) Wirausaha Baru (WUB) bidang Kopi yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bengkulu bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Bengkulu diminta untuk mengembangkan kopi Bengkulu ke kancah dunia.

“Dengan selesai BIMTEK ini nantinya seluruh peserta harus bisa mengembangkan kopi Bengkulu sampai ke kancah dunia,” kata Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri (Kabid PDL) Disperindag Provinsi Bengkulu, Nopti Suryadi, dalam acara penutupan BIMTEK tersebut di Eleven Cafe, pada Rabu (4/12/2019).

Disampaikannya dalam penutupan Bimtek kepada 20 peserta dari setiap kabupaten dan kota se Provinsi Bengkulu ini, mereka diharapkan bisa menjadi WUB di bidang barista kopi yang handal.

“Maksimalkan potensi yang kalian miliki. Bengkulu punya kopi terbaik. Dan Sumatera ini sendiri merupakan surganya kopi,” ujar Nopti.

Sebagai salah satu minuman yang sangat popular, kata Nopti Suryadi, di seluruh dunia, kopi memiliki dua varian yaitu robusta dan arabica.

“Perbedannya sendiri terdapat pada aroma, tingkat keasamaan, kafein, dan rasa. Dalam dua jenis itu, kopi kita diakui dunia,” lanjutnya.

Kopi Robusta tumbuh baik di ketinggian 400-700 mdpl di Provinsi Bengkulu dengan temperature 21-24°C dan butuh waktu 10 hingga 11 bulan untuk proses bunga ke buah.

“Terus kembangkan ilmu yang ada, jangan berhenti di BIMTEK ini. Saya percaya para peserta ini bisa mengembangkan ilmunya dengan lebih baik,” tutup Nopti. [Soprian]