PedomanBengkulu.com, Lebong – Tingginya kasus diare di wilayah Kecamatan Lebong Selatan, memang menjadi perhatian unsur Muspika di kecamatan tersebut. Bahkan dalam beberapa bulan terakhir, puluhan warga dari berbagai desa dan kelurahan dalam wilayah kerja Puskesmas Perawatan Tes, harus mendapatkan penanganan karena wabah penyakit diare. Apalagi mayoritas yang terkena wabah diare ini adalah anak-anak. Hal tersebut membuat PT PGE Hululais Kabupaten Lebong merespon dengan memfasilitasi dan mengadakan program sosialisasi kesehatan, untuk menekan sekaligus pencegahan berkembangnya wabah diare.

Bertempat di Aula Hotel Samadiya Kawasan Danau Tes Kamis (19/12/19), puluhan kader Posyandu yang berasal dari kelurahan dan desa se Kecamatan Lebong Selatan, mengikuti sosialisasi dengan pemateri Kepala Puskesmas Perawatan Tes, Apriyani dan Evans Oktara yang merupakan tenaga medis Klinik PT PGE Hululais.

“Acara ini bentuk dukungan PT PGE Hululais kepada jajaran Puskesmas Tes dalam menekan, sekaligus upaya pencegahan terjangkitnya wabah diare di Kecamatan Lebong Selatan,” ungkap Anshoruddin selaku Senior Supervisor General Support (SSGS) PT PGE Hululais Kabupaten Lebong Kamis (19/12/19) siang.

Dikatakan Anshoruddin, melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) PT PGE Hululais. Pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar, sesuai dengan aturan yang ada.

“Semoga kedepan kami bisa kembali melaksanakan kegiatan serupa, yang tujuan utamanya memberikan manfaat atas keberadaan perusahaan di Kabupaten Lebong,” singkatnya.

Sementara itu, Camat Lebong Selatan Yasir Hadibroto dalam kesempatan membuka acara sosialisasi, menyampaikan apresiasi dan berterima kasih kepada PT. PGE Hululais yg sudah peduli dengan persoalan kesehatan diwilayah yang dipimpinnya.

“Apalagi Lebong Selatan beberapa waktu belakangan ini soal kasus wabah diare termasuk yang sangat tinggi. Dan bahkan wabah Muntaber atau Diare ini sudah pernah ditetapkan status luar biasa,” ucap Yasir.

Melalui sosialisasi ini, lanjutnya, diharapkan adanya pemahaman dari peserta sosialisasi khususnya kader Posyandu. Untuk ikut andil memberikan sosialisasi lanjutan diwilayahnya masing-masing.

“Setiap program yang memang dapat mendukung program pemerintah, pastinya kami dukung. Salah satunya kegiatan sosialisasi bidang kesehatan ini,” pungkasnya.[Supriyadi]