PedomanBengkulu.com, Lebong – Bertempat di aula Kantor BKPSDM Kabupaten Lebong Sabtu (4/2/2020) sekitar Pukul 11.45 WIB dilaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan, bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) hasil mutasi yang tidak hadir pada saat mutasi dan rotasi yang digelar Pemkab Lebong pada 23 Desember 2019 lalu. Setidaknya dalam acara tersebut, dari 28 ASN yang mendapatkan jabatan, tinggal 10 ASN yang belum mengikuti pelantikan dan sumpah jabatan sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor 11 tahun 2017.

Dipimpin Asisten III sekaligus Setda Lebong Sumiati, dihadiri Asisten I Jafri, Kepala BKPSDM Lebong Hosen Basri, Kepala Dinkes Lebong Rachman dan Kabid Mutasi dan pengadaan pegawai BKPSDM Apedo Irman Bangsawan.

Sumiati dalam sambutannya menyampaikan, acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini berdasarkan ketentuan Peraturan Pemerintah nomor 11 tahun 2017, yang menjelaskan setiap ASN yang diangkat dalam jabatan, harus dilantik dan diangkat sumpah jabatan menurut Agama dan kepercayaannya kepada Tuhan yang maha Esa.

“Acara pelantikan dan pengambilan sumpah ini harus dilakukan, sesuai dengan PP nomor 11 tahun 2017. Setiap mutasi atau rotasi adalah hal yang biasa bagi ASN, semuanya juga untuk kepentingan organisasi birokrasi,” ucap Sumiati Sabtu siang (4/1/20) saat memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang digelar di Gedung CAT BKPSDM Lebong.

Sementara itu, dari 28 ASN yang belum ikut pelantikan dan sumpah jabatan hasil mutasi ASN yang digelar 23 Desember 2019 lalu. Hanya dihadiri 19 ASN. Untuk BKPSDM Lebong akan menjadwalkan kembali. Seperti yang disampaikan Kepala BKPSDM Lebong Hosen Basri melalui Kabid Mutasi dan pengadaan pegawai BKPSDM Lebong Apedo Putra Bangsanya kepada PedomanBengkulu.com.

“Karena masih ada yang belum mengikuti pelantikan dan sumpah jabatan, maka untuk 9 ASN sisanya akan dijadwalkan ulang. Karena sesuai amanat PP nomor 11 tahun 2017 itu harus dilakukan oleh setiap ASN yang memegang jabatan,” singkatnya. [Supriyadi]