PedomanBengkulu.com, Rejang Lebong –  Warga Kecamatan Curup Tengah, Rabu (29/1/2020) sekitar pukul 11.30 WIB mendadak heboh karena pristiwa penikaman yang dilakukan tersangka Alman alias Man (27) warga Kecamatan Curup Tengah Kabupaten Rejang Lebong terhadap Korban Edi Yanto (39). Pembacokan yang dilakukan tersangka sebanyak 5 kali menyebabkan korban mengalami luka robek akibat benda tajam dibagian badan dan punggung. Tindakan tersangka ini juga melukai Reki Saputra (22) warga Kecamatan Curup Tengah yang mencoba melerai pembacokan tersebut. Kejadian ini terjadi di pangkas rambut milik Dahlan (39). Kapolres Rejang Lebong AKBP Jeki Rahmat Mustika SIK melalui Kasat Reskrim Andi Kadesma Mebenarkan kejadian tersebut.

“Benar telah terjadi peristiwa pembacokan yang dilakukan tersangka Amlan terhadap korban Edi. Tersangka sendiri sudah kita amankan ke Mapolres setelah sebelumnya ditangkap warga. Sedangkan Korban sekarang tengah menjalani perawatan di Rumah Sasit Umum,” kata Kasat.

Ditambahkan kasat, berdasarkan keterangan saksi mata Dahlan kepada penyidik, peristiwa pembacokan tersebut terjadi sekira Pukul 11.30 WIB , saat itu pelapor sedang melakukan aktifitas di pangkas rambut miliknya dan kedua korban juga berada di lokasi, kemudian terlapor datang ke lokasi kejadian dan langsung duduk di dekat korban. Tiba tiba tersangka langsung mendekati korban kemudian dengan menggunakan senjata tajam jenis pisau terlapor menikam korban Edi di bagian badan sebanyak 5 (Lima) kali.

“Pada saat tersangka ini membacok korban, saksi atas nama Reki berniat melerai pembacokan tersebut, namun Reki ini terkena sabetan pisau tersangka dibagian pelipis,” kata Kasat.

Kasat menyampaikan pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka terkai motif pembacokan tersebut .

“Kita masih melakukan pemeriksaan saksi saksi dan tersangka. Kita juga masih mendalami keterangan dari keluarga tersangka karena keterangan tersangka ini sendiri belum jelas. Kita ingin tau apakah tersangka ini sebelumnya ada mengalami gangguan kejiwaan atau ada dendam antara pelaku dengan korban,” pungkas kasat. [Julkifli Sembiring]