Tampak suasana rumah korban

PedomanBengkulu.com, Lebong – Jum’at (24/1/2020) siang jelang solat Jum’at, masyarakat Kecamatan Topos dihebohkan dengan informasi, adanya Balita bernama Fadil (3) warga Desa Suka Negeri, Kecamatan Topos hanyut setelah terseret arus saluran irigasi. Ditemukan sudah meninggal dunia.

Informasi meninggalnya balita hanyut ini dibenarkan Kapolres Lebong AKBP Ichsan Nur S.Ik melalui Kapolsek Rimbo Pengadang Iptu Suroso SH. Dikatakan Suroso, kejadian awalnya balita bersama sang Ibunya yang bernama Deni, sekitar Pukul 11.00 WIB ke tempat penjemuran padi di Desa Ajai Siang. Sekitar pukul 11.30 WIB, setelah Ibunya mengerjakan sesuatu tidak melihat keberadaan anaknya. Sedangkan sebelumnya korban sedang bermain dipinggiran irigasi dilokasi setempat.

“Iya korban meninggal diduga jatuh dan hanyut di aliran irigasi. Sekitar Pukul 12.00 WIB korban berhasil ditemukan warga dalam keadaan tidak bernyawa,” kata Suroso.

Dari penemuan korban, lanjut Suroso, oleh masyarakat setempat tetap membawa korban ke Puskesmas Topos untuk pemeriksaan kondisi korban.

“Irigasi yang sedang deras dengan ketinggian 1 meter. Dugaan sementara, korban meninggal karena hanyut terbawa arus irigasi tersebut,” demikian Suroso. [Supriyadi]