Walikota H Helmi Hasan saat mendampingi warganya menghafal hadist di Masjid Agung At-Taqwa, Minggu (19/1/2020).

Pemerintah Kota Bengkulu telah menetapkan tahun 2020 sebagai tahun pelaksanaan gerakan daerah menghafal hadist-hadist Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Sebagai gagasan baru dan brilian, ide ini langsung mendapatkan respon positif dari banyak kalangan, tak terkecuali bagi para tokoh nasional.

Adalah Ustaz Haikal Hasan yang kerap disapa Babe. Saking kagumnya, dalam waktu dekat ia telah meniatkan diri mengunjungi Kota Bengkulu untuk menengok sendiri bagaimana bentuk Bengkulu Kota Hadist tersebut.

Apresiasi juga mengalir dari segenap kepala daerah. Sebut saja Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany,  Walikota Jambi Syarif Fasha, Bupati Kabupaten Pesisir Barat, dan lain-lain.

Walikota Termuda se-Indonesia Muhammad Syahrial bahkan mengirimkan doa secara khusus agar Walikota Bengkulu H Helmi Hasan dapat menjadi Gubernur Bengkulu.

Gema Bengkulu Kota Hadist ini bahkan bergema hingga ke Jepang dan Eropa.

Hal ini tampak dari video yang dikirimkan oleh H Zulkifli Matondang, inisiator hafal hadist bagi pra pemuda Jepang di Hamamatsu.

Tampak dalam video puluhan anak muda kompak menyebutkan satu persatu hadist Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam sebagaimana yang diharapkan oleh Walikota H Helmi Hasan terhadap semua warga Kota Bengkulu.

Tujuannya, kata Zulkifli, agar mereka bisa berdakwah dan menjadi asbab hidayah bagi orang-orang Jepang sehingga setiap orang Jepang punya kalimat laa ilaha illallah.

Logo Duta Hadist Jepang

Belum cukup sampai di situ, Eza Wiratama, salah seorang mahasiswa perguruan tinggi di Jerman, juga menggemakan kepada rekan-rekannya sebagai bentuk dukungan dijadikannya Bengkulu sebagai Kota Hadist.

Sejak Bengkulu Kota Hadist dideklarasikan di Masjid Agung At-Taqwa Kelurahan Anggut Atas Kota Bengkulu pada 31 Desember 2019 atau tepat sebelum pergantian tahun, Bengkulu menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang menggunakan kata hadist sebagai sebutan khas bagi daerahnya.

Sejak saat itu pula setiap warga baik dari kalangan pedagang, petugas kebersihan, pengurus masjid, sekolah-sekolah, wartawan, anak-anak PAUD, kaum ibu, kaum muda, jajaran birokrasi pemerintahan, semua beramai-ramai menghafalkan hadist-hadist pilihan yang disusun dari para perawi dengan sanad yang kuat.

Semangat menghafal hadist itu terus berkembang seiring dakwah agar umat dapat mengamalkan hadist-hadist tersebut dan menjadikannya sebagai pedoman dalam menjalani keseharian hidup dan kehidupan.

Betapa Bengkulu Kota Hadist ini dapat menjadi batu pijakan yang kokoh yang akan mengantar setiap warga menjalani kehidupan dunia dan akhirat yang bahagia, selamat dan sentosa sebagaimana yang dijanjikan Allah subhanahu wa ta’ala bahwa semua itu hanya Dia letakkan dalam amalan agama secara sempurna sebagaimana yang dicontohkan oleh Baginda Nabi Muhammad shallallahu ‘alahi wa sallam. [Rudi Nurdiansyah]