Ketua Komisi II DPRD Kota Bengkulu Indra Sukma diwawancarai saat melakukan sidak pemukiman kumuh di beberapa titik diantaranya RT 5, 9, 10 dan 11 yang terletak di Kelurahan Padang Jati, Kecamatan Ratu Samban Kota Bengkulu, Kamis (9/1/2020).

PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Komisi II DPRD Kota Bengkulu melakukan inspeksi mendadak (sidak) pemukiman kumuh di beberapa titik diantaranya RT 5, 9, 10 dan 11 yang terletak di Kelurahan Padang Jati, Kecamatan Ratu Samban Kota Bengkulu, Kamis (9/1/2020).

Sidak ini dilaksanakan berdasarkan pengaduan warga RT 11 terkait kawasan pemukiman kumuh di tengah-tengah kota bertepatan di RT 5, 9, 10 dan 11 Kelurahan Padang Jati, Kecamatan Ratu Samban Kota Bengkulu.

Ketua Komisi II DPRD Kota Bengkulu Indra Sukma menjelaskan, sidak ini dilakukan sesuai dengan laporan warga bahwa ada oknum yang sering membuang kotoran manusia sembarangan sehingga menimbulkan bau tak sedap.

“Ini bisa menimbulkan penyakit yang rawan seperti kolera bahkan DBD,” kata Ucok, sapaan akrabnya.

Sementara Reni Haryati selaku anggota Komisi II DPRD Kota Bengkulu mengatakan, setelah melakukan sidak, pihaknya menemukan bahwa kondisi warga di tempat yang ditinjau memang sangat memprihatinkan.

“Pemukiman warga tersebut sangat cukup memprihatinkan, seperti siring yang dipenuhi dengan sampah, keadaan ini bisa berpengaruh terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat setempat,” jelas Reni Heryanti.

Reni Heryanti berharap kepada pemerintah serta dinas terkait untuk meninjau dengan cepat permasalahan ini.

“Kita harapkan bagaimana caranya daerah ini supaya tidak ada kesan kumuh,” ungkapnya.

Lebih lanjut Reni Heryanti menegaskan, untuk menciptakan pemukiman yang bersih, sinergitas antar pihak terkait dapat ditingkatkan bersama seluruh perangkat terkait.

“Kita mengimbau kepada pemerintah, seperti kelurahan, RTRW, untuk sosialisasi, dan kita membuat aturan sesuai perda yang berkenaan dengan sampah,” lanjut Reni Heryanti.

Berdasarkan tinjauan di lokasi, banyaknya sampah yang berserakan menimbulkan bau tidak sedap, hal ini kemudian menganggu kenyamanan warga sekitar yang tinggal di lokasi ini.

Tampak sampah yang berserakan di tengah-tengah pemukiman warga.

Ke depannya nanti, Reni Heryanti menegaskan, DPRD Kota Bengkulu berharap pemerintah dapat membuat lingkungan pemukiman warga yang lebih bersih dan layak, seperti yang dicita-citakan.

“Kita harus terus bersinergi dengan pemerintah untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, tidak kumuh seperti ini,” tutupnya. [Soprian]