PedomanBengkulu.com, Bengkulu Selatan – Naas, kakek Sapri bin Yusirna (70) warga Kelurahan Masat RT 03 Kecamatan Pino Kabupaten Bengkulu Selatan dikabarkan hanyut pada Senin (20/1/2020) sekitar pukul 17.30 Wib.

Kepala Sub Bidang Tanggap Darurat BPBD Provinsi Bengkulu Cevy Afandi melalui Ipah Pusdalops BPBD Provinsi Bengkulu mengungkapkan, kejadian tersebut berawal dari korban bersama istrinya ingin pulang dari sawah yang berlokasi di Kelurahan Masat Dusun Tanjung Saung RT 04, dengan menggunakan rakit.

Namun, lanjutnya, karena jembatan tersebut telah putus, akhirnya korban dan istrinya mengambil rakit untuk pulang ke rumah, akan tetapi tiba-tiba Sungai Air Manna membesar yang kemudian Rakit yang ditumpangi korban hanyut terbawa arus Sungai Air Manna.

“Akibat kejadian ini, Sapri dinyatakan tenggelam terbawa arus dan untuk istrinya selamat, karena masih di atas rakit,” ungkapnya.

Mendengar kabar tersebut, BPBD Bengkulu Selatan bersama Tagana, Polsek, Aparat dan masyarakat setempat tanggap cepat dan terus melakukan pencarian korban. Dan sejak pukul 21.40 Wib BPBD Bengkulu Selatan dan Tagana terus memantau di Muarau Ayiak Manna dan Jembatan Air Manna. [Medi Muamar]