Tampak ramai warga di lokasi pembuangan mayat korban (Astrid)

Pedomanbengkulu.com Rejang Lebong – Jajaran Sat Reskrim Polres Rejang Lebong, Hari ini Rabu (22/1/2020) melanjutkan Pencarian terhadap Jenazah Astrid Aprilia (15) yang diduga dibunuh oleh Y masih dan berdasarkan pengakuan terduga dibuang dari Jembatan ke aliran Sungai Air Merah Kecamatan Curup Tengah.

Diungkapkan Kapolres Rejang Lebong AKBP Jeki Rahmat Mustika SIK melalui Kasat Reskrim AKP Andi Kadesma, pencarian jenazah Aprilia akan dilakukan disepanjang aliran sungai Air Merah hingga ke Pasar Hewan di Kelurahan Talang Rimbo Lama Kecamatan Curup Tengah

“Kita melanjutkan pencarian, kita sisir sepanjang aliran sungai,” kata kasat.

Kasat juga menyampaikan berdasarkan pengakuan terduga Y, Aprilia dieksekusi sehari setelah dibawa oleh terduga.

“Aprilia ini dibawa oleh Terduga Y pada tanggal (8/11/2019) dan Y ini sempat kirim SMS ke ayah Aprilia dan minta uang Rp 100 Juta. Nomor yang digunakan milik Aprilia. Namun karena tidak ada respon dari ayah Aprilia, Y ini mengaku membunuh korban pada tanggal (9/11/2019) dan membuang korban ini dari atas jembatan ke sungai Air Merah,” kata Kasat

Kasat juga menyampaikan barang miliki Aprilia ini berupa sepeda motor, Hp dan cincin ditemukan dari tangan Y.

Sebelumnya sekira pukul 16.00 WIB, Selasa (21/1), sejumlah petugas kepolisian dari Polres Rejang Lebong melakukan pencarian jenazah Astrid Aprilia (15). Pencarian ini merupakan pengembangan dari pengakuan terduga pelaku berinisial Y yang diamankan polisi sejak 5 hari lalu.

Diungkapkan Kapolres Rejang Lebong AKBP Jeki Rahmat Mustika SIK melalui Kasat Reskrim AKP ANdi Kadesma, pihaknya masih melakukan pencarian terhadap Jenazah Astrid.

“Kita mengamankan seseorang berinisial Y. Berdasarkan pengakuan Y ini, ia telah membunuh Astrid dan mayatnya dibuang di Jembatan Air Merah Kecamatan Curup Tengah. Sekarang ini kita melakukan pencarian terhadap jenazah Astrid sesuai dengan pengakuan Y ini, sejauh ini, kita belum menemukan apa apa,” kata Kasat.

Disampaikan Kasat, pihaknya menahan Y tersebut berawal dari informasi adanya seseorang yang menitipkan sepeda motor jenis Honda Scoopy di rumah salah seorang warga Kelurahan Talang Ulu Kecamatan Curup Timur. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata motor tersebut adalah motor yang turut hilang bersama Astrid. [Julkifli Sembiring]