PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Pada tahun ke-6 penyelenggaraan Program JKN-KIS yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan, berbagai jenis penyakit mulai dari penyakit ringan sampai penyakit berat bersifat katastropik yang di derita oleh peserta JKN-KIS telah dicover melalui program ini. Penyakit-penyakit katastropik merupakan penyakit yang membutuhkan biaya tinggi antara lain gagal ginjal kronis yang memerlukan cuci darah permanen. Masyarakat yang terkena penyakit katastropik seperti cuci darah ini apabila tidak mempunyai jaminan kesehatan pasti akan berdampak kepada kehidupan ekonomi keluarga.

Namun sejak adanya Program JKN-KIS ini, keluarga dengan keterbatasan ekonomi tidak mengalami kekhawatiran lagi apabila sakit, seperti yang dialami oleh Surip (49), warga dari daerah Seluma yang sudah rutin menjalani cuci darah sebanyak 1 kali seminggu selama lebih dari 3 tahun. Apabila tidak menggunakan JKN-KIS, Surip harus mengeluarkan biaya lebih dari 1 juta rupiah untuk setiap tindakan. “Saya sudah tiga tahun ini rutin cuci darah setiap minggu ke Rumah Sakit Hasanuddin Damrah pakai JKN-KIS,” kenang Surip (29/1).

Surip yang sehari-hari bekerja sebagai petani untuk menghidupi keluarga menjelaskan. ia merasakan keluhan dan berobat ke bidan terdekat, namun karena tidak kunjung sembuh,  beliau dirujuk untuk berobat ke rumah sakit. “Setelah dilakukan tindakanrontgen di rumah sakit, dokter bilang ginjal saya kena dan diketahui ada batu ginjal, lalu saya dirujuk ke rumah sakit di Bengkulu karena memerlukan tindakan operasi selanjutnya saya dirujuk ke Jakarta untuk tindakan operasi angkat batu ginjal,” jelas Surip.

Surip menambahkan selama menerima perawatan di fasilitas kesehatan tidak ada kendala yang dihadapi. “Dari awal masuk saya sudah pakai JKN-KIS, selama tindakan cuci darah dan pelayanan kesehatan di rumah sakit saya juga tidak pernah dikenakan iur biaya, semua dijamin,” tambah Surip.

Surip yang merupakan peserta JKN-KIS segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI APBN) dari Pemerintah Pusat ini mengaku Program JKN-KIS ini sangat bermanfaat bagi dirinya. “Program JKN-KIS ini banyak manfaatnya contohnya HD dan berobat apa saja,” tutup Surip.[Rls]