Tampak warga dan petugas pemadam kebakaran sedang berusaha memadamkan api.

PedomanBengkulu.com, Rejang Lebong – Rumah panggung milik petani bernama Arif (70) warga kawasan Simpang Rimbo Recap Kelurahan Air Putih Baru Kecamatan Curup Selatan, Selasa (14/1/2020), kisaran pukul 16.00 nyaris ludes dilalap api. Beruntung sebelum sempat membesar dan merambat ke rumah-rumah lain, amuk api dapat dipadamkan oleh petugas Pengendali Bahaya Kebakaran (PBK) bersama warga sekitar.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, pada saat kebakaran, Arif yang tinggal bersama istri dan dua orang cucunya tersebut tengah tertidur di lantai bawah, sedangkan istrinya sedang bertandang ke rumah tetangga belakang rumah.

“Saya mendengar ada suara jatuh di atas. Lalu saya lihat. Ternyata di sudah banyak asap,” ujar Arif.

Sementara diluar rumah, mengetahui adanya kebakaran, warga sekitar berhamburan menuju rumah korban dan langsung melakukan upaya pemadaman dengan peralatan seadanya, juga melapor ke Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar). Warga juga membantu mengevakuasi Arif yang diketahui mengalami sedang sakit lumpuh.

Kepala Bidang Penanggulangan dan Penyuluhan Kebakaran Dinas Damkar Kabupaten Rejang Lebong, Agus SH mengatakan, begitu mendapat laporan, pihaknya langsung menerjunkan petugas piket menuju lokasi kejadian guna membantu warga yang sedang berjibaku memadamkan api.

“Kita turunkan 13 orang petugas dengan 3 unit armada pemadam dan 1 unit armada penyuplai air. Alhamdulillah api dapat dijinakkan 15 menit kemudian. Kini sedang dilakukan proses pendinginan,” kata Agus.

Sementara Kapolres Rejang Lebong AKBP Jeki Rahmat Mustika, S.Ik melalui Kabag Ops AKP Margopo SH yang juga turun ke lokasi kebakaran. Ia mengatakan, berdasarkan keterangan saksi-saksi dan hasil olah TKP yang dilakukan petugas identifikasi, api diduga berasal dari korsleting arus pendek listrik di bagian plafon rumah korban.

“Dugaan sementaranya ya begitu. Saksi yang pertama kali melihat kejadian adalah pemilik rumah itu sendiri. Untuk kepentingan penyidikan, kita membawa barang bukti berupa kabel listrik dan stop kontak yang diduga menjadi sumber api,” kata Margopo.

Setelah api berhasil dipadamkan, keluarga korban dibantu sejumlah warga mengemasi barang-barang milik korban yang masih bisa diselamatkan dan dibawa ke rumah anak sulung korban di Desa Rimbo Recap Kecamatan Curup Selatan. Sementara petugas kepolisian memasang garis polisi di rumah petani ini untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. [Julkifli Sembiring]