Hj Riri Damayanti John Latief

PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Salah satu jembatan yang berada di Desa Kota Bumi tepatnya di Dusun Suka Nanti rusak parah pasca banjir bandang yang melanda Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) beberapa waktu lalu.

Akibat jembatan yang rusak tersebut, aktifitas warga setempat menjadi bertambah susah, sebab jembatan sepanjang lebih kurang 90 meter itu semua, kakek berumur 70 tahun hilang terbawa arus sungai Air Manna pada Senin 20 Januari 2019.

Anggota Komite II DPD RI Hj Riri Damayanti John Latief meminta kepada pemerintah daerah terkait untuk segera memperbaiki jembatan tersebut, agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Saya meminta kedapa pemerintah daerah untuk segera memperbaiki karena jembatan ini merupakan akses desa perekonomian masyarakat, dan kejadian terhanyutnya korban tidak terulang kembali akibat tidak dapat menggunakan akses jembatan itu,” ungkap Riri Damayanti kepada media, Selasa (21/1/2020).

Wakil Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bengkulu ini mengatakan, akses perekonomian masyarakat tergantung dari jembatan itu, terutama bagi masyarakat yang ingin pergi ke sawah atau kebun.

“Jembatan ini sudah lama terbengkalai hampir satu tahun lamanya, setelah pasca banjir bandang yang terjadi. Dan mengingat kebutuhan masyarakat cukup banyak, tentu ini harus jadi kegelisahan kersama untuk segera memperbaikinya,” ungkap Riri Damayanti.

Ketua Bidang Tenaga Kerja, Kesehatan, Pemuda dan Olahraga BPD HIPMI ini juga berharap agar pemerintah daerah baik di Bengkulu Selatan atau kabupaten lain untuk memeriksa seluruh kondisi jembatan yang ada di Provinsi Bengkulu dengan seksama.

“Kalau semua infrastruktur diperbaiki, baik itu jembatan, jalan raya ataupun lainnya, tentu harapan kita kecelakan semakin berkurang. Dan tentu saja akan mempercepat akses perekonomian masyakat dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah,” turur Riri Damayanti.

Menurut Senator Muda ini, Bengkulu mempunyai potensi yang luar biasa yang perlu dimanfaat, melalui infrastruktur yang maju maka percepatan pembangunan daerah akan terwujud, bukan sebaliknya.

“Jangan sampai potensi besar yang kita miliki bukannya membuat kita untung tapi justru buntung. Sekali lagi kita berharap kejadian warga hanyut karena jembatan rusak ini jangan sampai terulang,” demikian Riri Damayanti.

Sementara warga berharap, atas kejadian yang menimpa kakek 70 tahun terseret arus, meminta pemerintah untuk segera memperbaiki jembatan itu dan tidak ada lagi kejadian serupa.

“Kita sangat berharap jembatan Suka Nanti ini dapat diperbaiki, untuk menunjang berbagai aktivitas bagi masyarakat,” ungkap Tukardi (50) mantan Kepala Desa Kota Bumi. [Medi Muamar]