Wakil Walikota Dedy Wahyudi

PedomanBengkulu.com, Kota Bengkulu – Wakil Walikota Dedy Wahyudi akan pastikan penataan Pasar Panorama berjalan sesuai rencana.

Senin (3/2/2020) nanti pihak Pemkot akan memastikan semua pedagang akan masuk ke dalam auning yang baru dibangun.

Dedy Wahyudi menyampaikan, penataan pasar ini bukan hanya untuk para pedagang yang lama akan tetapi juga untuk para Pedagang Kaki Lima (PKL).

“Alhamdulillah, saya sudah menerima laporan dari Kepala Dinas PUPR bahwa bangunan auning untuk menampung pedagang di jalanan sudah selesai. Pelataran yang becek sudah dibeton dan siap menampung 200-an pedagang musiman. Drainase tersumbat sudah diperbaiki, kios daging dan ayam sudah dipasang kipas dan lampu,” ungkapnya, Jum’at (31/1/2020).

Dedy juga menambahkan, laporan baik yang ia terima bukan hanya dari Dinas PUPR saja, tetapi dari Kepala UPTD Pasar, Dinas Perhubungan, Kepala Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup, dan lainnya.

“Saya selalu mengingatkan kepada Dinas terkait untuk tidak lupa pesan Walikota Bengkulu Helmi Hasan agar mengunakan pendekatan persuasif. Jika ini lancar dan konsisten, maka akan menjadi sejarah besar untuk Kota Bengkulu,” katanya.

Dedy pun juga menjelaskan, untuk tahap sosialisasi ke pedagang pihak UPTD Pasar sudah terus melakukannya dengan memberi surat imbauan. Pembagian lokasi pedagang juga sudah dilakukan dan pedagang sudah menyatakan siap pindah dan menunggu perintah selanjutnya.

“Senin nanti akan menjadi sejarah besar buat kita, saat menertibkan Pasar Panorama,” tegas dedy.

Mengenai rekayasa lalu lintas, Dinas Perhubungan juga melaporkan bahwa tidak ada kemacetan, rambu-rambu stop dipasang di 3 titik yakni dari Jalan Semangka, Jalan Salak dan Jalan Gandaria.

Sementara untuk petugas parkir yang nakal akan ditindaklanjuti.

“Satpol PP juga berjanji akan menertibkan dan melakukan pengawasan rutin bagi pedagang yang membandel akan disanksi tipiring (tindak pidana ringan, red),” ucapnya.

Ia menambahkan, untuk sisa-sisa bangunan personil Pemadam Kebakaran siap mengeksekusinya dengan melakukan penyemprotan sehingga bersih dan nyaman bagi pedagang dan pembeli dan juga akan bekerjasama dengan Personil Dinas Lingkungan Hidup agar mengangkut sampah dengan rutin.

“Tidak hanya dinas terkait yang bekerjasama tetapi kepala preman pun ikut andil. Setelah dilakukan pendekatan khusus alhamdulillah, mereka menyatakan siap mendukung pemerintah,” tuturnya. [Soprian]