Ketua DPRD Seluma, Nofi Eriyan Andesca.

Pedomanbengkulu.com, Seluma – Pemerintah Kabupaten Seluma kembali mendapat catatan, terkait pengelolaan keuangan tahun 2019. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Bengkulu, kembali menemukan adanya kelebihan pembayaran dalam pengerjaan proyek tahun 2019.

Kelebihan pembayaran tersebut, berjumlah Rp. 540 juta yang berasal dari proyek yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum sebesar Rp. 318 Juta dan Penataan Ruang (PUPR) dan Dinas Kesehatan sebesar Rp. 224 juta. Hal ini disampaikan oleh Ketua DPRD Seluma, Nofi Eriyan Andesca, Selasa (21/1/2020).

“Kemarin kami sudah menghadiri undangan BPK, maka dari itu kami ingatkan kepada instansi yang terdapat temuan untuk segera menyelesaikan temuan sebelum 60 hari,” jelas Nofi.

Meski jumlah temuan kelebihan pembayaran tahun 2019 hanya Rp. 540 juta, Pemkab Seluma tetap terancam tidak mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK. Ini karena masih adanya permasalahan pengelolaan aset, yang belum selesai.

“Masih ada permasalahan aset, selain kelebihan pembayaran yang harus diselesaikan” jelas politisi PDI-Perjuangan tersebut. [IT2006]