Pedomanbengkulu.com, Rejang Lebong – Seorang pemuda MH (16) yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang ojek Warga Kelurahan Kepala Siring Kecamatan Curup Tengah ditangkap sat Narkoba Polres Rejang Lebong, Jumat (17/1/2020) karena memiliki 2 paket Narkotika Jenis Sabu-sabu. MH ini ditangkap di depan Kantor PLN Kelurhan Suka Raja kecamatan Curup Timur. Hal ini disampaikan Kapolres Rejang Lebong AKBP Jeki Rahmat Mustika SIK melalui Kasubag Humas AKP Taran Insan didampingi Kasat Res Narkoba Iptu Edy Suprianto pada saat Press rillis di Mapolres RL, Selasa (21/1/2020).

“Jajaran Sat Res Narkoba berhasil mengungkap kasus tindak pidana tanpa hak memiliki, menyimpan dan menguasai narkotika jenis Sabu di wilayah Hukum Polres Rejang Lebong pada hari Jumat (17/1). Dari tangan tersangka ini diamankan 2 paket Sabu yang dibungkus dengan plastik permen warna merah dan plastik klip bening dan 1 unit sepeda motor Revo dengan BD 2979 KR. Untuk kronologi penangkapan sendiri akan disampaikan oleh Kasat Reskrim,” kata Kabag Humas AKP Tatar.

Kasat Res Narkoba Iptu Edy Suprianto menyampaikan penangkapan HM ini sendiri berawal dari informasi yang diterima pihaknya dari masyarakat, bahwa telah terjadi transaksi narkoba di sekitar kanto PLN Suka Raja Curup. Mendapat informasi ini, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan Tersangka bersama barang bukti Sabu-sabu.

“Penangkapan ini baru kita rilis hari ini karena memang kita masih melakukan pengembangan, pada saat ditangkap MH ini mengantongi 2 paket sabu, tersangka kita amankan ke Mapolres, untuk penjual sabu tersebut pada saat penangkapan sudah tidak ada di lokasi, namun identitas penjual tersebut sudah kita kantongi,” kata Kasat.

Disampaikan Kasat, tersangka ini masih tergolong anak-anak sehingga penanganannya digunakan undang-undang perlindungan anak dan proses penanganannya juga dilakukan dengan cepat dan melibatkan Balai Pemasyarakatan.

“Untuk Tersangka selain digunakan undang-undang narkotika, juga digunakan undang-undang perlindungan anak, untuk proses penanganannya harus dilakukan dengan cepat yakni 14 hari. Perlu juga kitas sampaikan kepada masyarakat bahwa untuk masalah narkoba ini bukan hanya dilakukan oleh orang dewasa namun sudah merambah ke anak-anak. Untuk itu kita imbau kepada masyarakat bahwa masalah narkoba ini bukan hanya tugas Polisi tapi harus ada peran serta dari masyarakat, Pencegahan harus dilakukan dari tingkat keluarga dan sekecil apa pun infomasi terkait narkoba ini kami minta untuk disampaikan ke polisi agar kita sama sama bisa mencegah peredarannya,” kata Kasat.

Terpisah, HM mengakui bahwa ia sudah satu tahun lebih mengkonsumsi Sabu-sabu. Untuk Barang bukti yang diamankan tersebut diakuinya dibeli seharaga Rp300 ribu dan rencananya akan digunakan untuk menambah stamina.

“Kurang lebih setahun memakai sabu-sabu, saya gunakan sabu ini agar kuat ngojek malam. Hasil dari ngojek ini saya gunakan untuk beli sabu. Pada saat ditangkap kemarin memang saya baru beli 2 paket seharga Rp300 ribu dan rencananya akan digunakan sendiri,” kata HM. [Julkifli Sembiring]