Pedomanbengkulu.com, Rejang Lebong – Di tahun 2020 ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Rejang Lebong akan melaksanakan kegiatan pembangunan Infrasturktur sebanyak 60 paket dengan total anggaran senilai Rp 90 Miliar.

Diungkapkan Kepala Dinas PUPR Rejang Lebong Yusran Fauzi, pihaknya menargetkan proses lelang kegiatan tersebut mulai dilaksankan pada bulan Febuari sehingga pelaksanan kegiatan bisa dilaksanakan pada bulan Maret dan paling lambat pada bulan April 2020.

“Untuk paket pekerjaan yang kita lakukan tahun ini menurun dibandingkan tahun 2019 yang lalu, sekarang ini hanya 60 paket sedangkan di tahun sebelumnya ada 102 paket. Proyek infrastuktur ini paling banyak di Cipta karya dan Bina Marga. Ada beberapa paket yang sudah kita sampaikan ke ULP untuk di lelang namun mereka masih melakukan persiapan sehingga belum ditayangkan,” kata Yusran.

Ditambahkan Yusran, kegiatan fisik peningkatan Jalan yang sumber dananya Dari Dana Alokasi Khusus (DAK) akan dilaksanakan di dua titik yakni peningkatan Jalan Air Merah Kecamatan Curup Timur senilai Rp 6 Miliar dan untuk Peningkatan Jalan Karang Pinang Kecamatan Sindang Beliti Ulu senilai Rp 14 miliar.

“Kita juga akan melanjutkan penambahan bangunan Rumah Adat di Danau Harum Bastari dan pembangunan jembatan di jalan Bukit Kaba yang sempat terhenti tahun sebelumnya,” kata Yusran.

Yusran menambahkan pihaknya menargetkan seluruh paket pekerjaan yang ada di Dinas PUPR Rejang Lebong dapat selesai tepat waktu.

“Kita berupaya agar proses lelang yang dilakukan mulai bulan ini dapat segera terlaksana sehingga penadatangan kontrak kerja bisa dilakukan dan pengerjaan cepat terlaksana. Mudah mudahan tidak ada kendala pungkas Yusran. [Julkifli Sembiring]