Pedomanbengkulu.com, Rejang Lebong – Sat reskrim Polres Rejang Lebong, menangkap tujuh tersangka pelaku kasus pembunuhan remaja yang terjadi di Lapangan Setia Negara Curup, Kamis dini hari (27/2) sekira pukul 02.30 WIB. Kapolres Rejang Lebong AKBP Dheny Budhiono saat konfrensipers di Mapolres Rejang Lebong, Sabtu (29/2/2020), mengungkapkan tujuh tersangka diamankan lantaran diduga melakukan tindak pidana pembunuhan terhadap korbannya yang bernama Apriansyah (17), warga Desa Pulo Geto, Kecamatan Merigi, Kabupaten Kepahiang yang terjadi beberapa hari lalu di Lapangan Setia Negara Curup.

Tujuh tersangka pembunuhan diamankan tersebut yakni, MR (18), pelajar warga Kelurahan Pasar Tengah, Curup. FFA (17), pelajar warga Kelurahan Kesambe Baru, Kecamatan Curup Timur. DPT (15), pelajar warga Kelurahan Talang Rimbo Baru, Kecamatan Curup Tengah. HG (20), swasta warga Kelurahan Talang Benih, Kecamatan Curup. Kemudian ME (17), warga Ari Sengak, Kecamatan Curup Tengah. MA (17), pelajar Warga Desa Air Meles Bawah, Kecamatan Curup Timur, serta tersangka GFP (17), pelajar Warga Prumnas Batu Galing, Kecamatan Curup Tengah.

“Penganaiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia ini terjadi di Pasar Kuliner Lapangan Setia Negara Curup berawal Rabu (26/2) sekitar pukul 23.00 WIB dimana anatara korban dan tersangka HG terjadi perkelahian. Korban pada saat kejadian bermain dengan teman temanya berasal dari Desa Pulo Geto bertemu dengan rombongan pelaku tepatnya di bawah tiang bendera, namun perselisihan ini berhasil dilerai oleh warga,” kata Kapolres.

Ditambahkan Kapolres Korban yang bersama dengan rekan-rekannya tersebut sampai dengan Kamis dini hari sekitar pukul 02.00 WIB masih berada di lokasi sehingga sekitar pukul 02.30 WIB diserang oleh rombongan tersangka pelaku yang komandoi tersangka HG. Akibat kejadian itu teman-teman korban melarikan diri.

“Korban sendiri (Apriansyah) terkepung oleh 7 tersangka, kemudian menjadi sasaran pengeroyokan sehingga mengalami luka-luka akibat tusukan senjata tajam di antaranya dibagian kepala, punggung, tangan, pinggang dan paha. Selanjutnya ke 7 pelaku melarikan diri, Korban sendiri kemudian dibawa oleh rekan-rekannya ke RSUD Curup, namun tidak lama kemudian meninggal dunia akibat luka-luka yang dialaminya cukup parah,” kata Kapolres.

Kapolres menambahkan Sejauh ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan dan pengembangan terhadap kasus pembunuhan yang dilakukan oleh tujuh orang tersangka ini, termasuk mencari barang bukti berupa parang yang di gunakan untuk menghabisi korban, karena setelah kejadian mereka buang.

“K-7 Pelaku penganiayaan ini kita jerat dengan pasal 76C junto pasal 80 ayat 3 Undang-undang nomor 35 tahun 2014, dengan ancaman 15 tahun penjara,” pungkas Kapolres. [Julkifli Sembiring]