PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Mendapat informasi ada salah satu remaja di Jalan Kalimantan Gang Merpati 16 RT 6 RW 2 Kelurahan Rawa Makmur yang putus sekolah karena terkendala biaya, Minggu (16/2/2020) pagi, Walikota Bengkulu Helmi Hasan berkunjung langsung untuk menemui remaja bernama Farel Pratama tersebut.

Farel yang selama ini tinggal bersama ibunya yang berstatus janda tampak senang melihat kedatangan Helmi Hasan. Ibunya, Emi Herawati menceritakan bahwa ia sudah tidak sanggup lagi mencari uang untuk biaya sekolah anaknya sehingga anaknya terpaksa putus sekolah.

“Kemarin anak saya sekolahnya SMA di Batam tapi hanya sampai semester satu. Di samping terkendala biaya, dia juga sakit sehingga pulang ke Bengkulu. Tadinya mau pindah sekolah di Bengkulu saja tapi untuk mengurus surat pindah sekolah dari Batam ke Bengkulu perlu biaya lagi,” cerita Emi.

Walikota Helmi Hasan kemudian menyuruh ibu Farel untuk segera mengurus surat keterangan tidak mampu agar Farel bisa kembali sekolah dan segala kebutuhan sekolahnya ditanggung oleh pemerintah.

Helmi juga memberikan bantuan uang tunai Rp 2,5 juta untuk keperluan membeli perlengkapan sekolah seperti tas, sepatu, seragam dan alat tulis.

Selain itu, pemkot juga akan membantu pengurusan pindah dari Batam. Helmi menganjurkan Farel pindah sekolah ke pesantren yang ada di Bengkulu saja, tapi dia mau di SMKN 3 saja karena mau ambil jurusan broadcasting.

“Nanti diurus dulu surat keterangan tidak mampu sehingga nanti dia mau sekolah dimana saja, sekolah tidak boleh menolak. Ini Ada bantuan dari pemkot Rp 2,5 juta untuk membeli kebutuhan sekolahnya. Saya tahu dia (Farel) harus sekolah, jangan sampai tidak sekolah. Sampaikan surat keterangan tidak mampunya, diurus dulu ke kantor Lurah. Pemerintah ingin anak-anak kita tidak ada yang tidak sekolah,” ujar Helmi. [Soprian/Rilis]