Tokoh politik nasional, Fahri Hamzah berbicara saat menjadi narasumber dialog kebangsaan di Bengkulu, Sabtu (15/2/2020).

PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Presiden KAKAMMI Fahri Hamzah hadiri dialog kebangsaan di Bengkulu, dan menilai Walikota Helmi Hasan adalah sosok pemimpin yang unik yang memiliki National Leadership (kepemimpinan nasional).

Dialog kebangsaan yang dihadiri Fahri Hamzah dan Anggota DPRD provinsi Bengkulu Dempo Xler serta para aktivis mahasiswa, OKP dan insan pers, berlangsung secara khidmat di Bengkulu, Sabtu (15/2/2020).

Fahri Hamzah mengatakan, Bengkulu harus memperkuat naratif secara nasional, sejarah peta Bengkulu, sejarah kelahiran pemikiran-pemikiran dari Bengkulu, dan penyempurnaan dalam bernegara.

Dalam memperkuat naratif tersebut, ia memberikan apresiasi terhadap kinerja Walikota Bengkulu, H Helmi Hasan.

“Walikota Bengkulu ini unik, ketika masa kampanye ia tinggalkan, tapi masyarakat memilihnya kembali, seharusnya ia (Helmi Hasan, red) yang menjadi presiden,” ujar Fahri Hamzah dalam dialog kebangsaan ini.

Selanjutnya, mantan Politisi PKS ini mengatakan Bengkulu harus mulai membuka ruang hijau di dalam pemikiran-pemikiran secara nasional.

“Seperti dalam berfikir dan keunikan tersebut nampak dari seorang pemimpin cara merespon permasalahan dan persoalan, tak hanya itu cara membawa agama dalam politik juga unik. Tadi saya diundang Helmi Hasan dan diberikan tongkat, ini juga unik dan tidak ada pemimpin lainnya lakukan seperti ini ” ungkap mantan Waka I DPR RI ini.

Ia juga sempat menyampaikan dukungannya pada program-program yang dicanangkan Walikota Bengkulu sebab banyak inovasi-inovasi yang ditawarkan oleh Helmi Hasan.

“Mana ada Walikota membuat program 1001 janda, mengurusi anak yatim, kecuali Walikota Bengkulu, ini program bagus dalam mengentaskan permasalahan pribadi masyarakat melalui negara,” jelas Fahri.

Salah satu pendiri partai Gelora ini juga sempat bingung dengan cara politiknya Helmi Hasan, dimana saat pilkada 2018 lalu, ia memilih pergi meninggalkan kota Bengkulu serta memilih tidak melakukan kampanye.

“Dimana-mana incumbent itu tidak meninggalkan lokasi karena memanfaatkan kekuasaan untuk berkampanye dan takut kalah, kalau Helmi Hasan malah memilih pergi dan pulang-pulang menang,” demikian Fahri.

Ditambahkan oleh Anggota DPRD Provinsi Dempo Xler, ia mengatakan keberhasilan bernegara tidak bisa lepas dari dukungan rakyat.

“Seperti keberhasilan-keberhasil setiap pemimpin harus kita dukung, kita riset apakah benar keberhasilan tersebut, itulah tugas kita semua agar Bengkulu ini benar-benar maju,” tukasnya.

“Sebagai negara yang berdemokrasi, ketika ada permasalahan mari kita duduk, duduk bersama-sama untuk menyelesaikan itu. Ketika tidak ada kepemahaman, mari duduk, duduk bersama-sama, jadikan posisi tawar menjadi kekuatan posisi kita secara bersama-sama untuk membangun Bengkulu yang kita cintai ini,” tutupnya. [Soprian]