Gubernur Bengkulu H Rohidin Mersyah saat menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo di Bandara Fatmawati Sukarno, Rabu (5/2/2020). [Foto MC Pemprov Bengkulu]
PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Presiden H Joko Widodo tiba di Bengkulu, Rabu (5/2/2020).

Kedatangan presiden langsung disambut oleh Gubernur Bengkulu H Rohidin Mersyah.

Menggunakan batik dengan motif berwarna cokelat, Presiden Joko Widodo menginjakkan kakinya dan turun dari pesawat dengan senyuman mengembang.

Sementara Gubernur Rohidin Mersyah menggunakan batik dengan motif berwarna merah menjabat tangan presiden yang baru saja turun dari pesawat dengan tatapan yang pasti.

Semula agenda Presiden Joko Widodo yang diterima PedomanBengkulu.com sebagai berikut.

Pukul 08.00 – 09:00 Presiden Jokowi dan Ibu Iriana serta Presiden RI Ke-5 Ibu Megawati Soekarnoputri tiba di Bandara Fatmawati Soekarno dan disambut dengan tarian persembahan tradisional Bengkulu.

Kemudian dilanjutkan ke Simpang Lima Ratu Samban untuk meresmikan Monumen Pahlawan Nasional Ibu Agung Fatmawati Soekarno.

Pada saat itu juga, dilakukan penjahitan secara simbolis duplikat Bendara Pusaka Merah Putih oleh Ibu Negara Iriani Jokowi di bekas rumah Fatmawati Soekarno.

Setelah itu, pukul 13:00 – 14:00 Presiden dan rombongan menuju Grage Horizon dan dilanjutkan ke kawasan Pulau Baai untuk meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga UAP (PLTU) PT Tenaga Listrik Bengkulu dengan kapasitas 2X100 MW.

Usai peresmian PLTU, pukul 14:30 – 15:45 WIB Presiden melanjutkan kegiatan peletakan batu pertama groundbreaking pembangunan ruas jalan tol Bengkulu-Lubuklinggau tahap I di Desa Taba Lagan Kecamatan Talang Empat Kabupaten Bengkulu Tengah.

Selanjutnya sekitar pukul 16:25 WIB, Presiden langsung bertolak kembali ke Jakarta dengan pesawat Kepresidenan.

Presiden dan Gubernur berjalan melalui pintu VIP Bandara Fatmawati Sukarno untuk menuju pusat Kota Bengkulu. [Foto MC Pemprov Bengkulu]
Namun setelah direvisi, Presiden Joko Widodo dikabarkan hanya meresmikan Monumen Pahlawan Nasional Ibu Agung Fatmawati Soekarno.

Sementara itu, data terhimpun, kedatangan orang nomor satu di Indonesia ini juga disambut oleh demonstrasi mahasiswa di sejumlah titik dan mendapatkan penjagaan ketat dari aparat keamanan. [Muhammad Qolbi]