Pedomanbengkulu.com, Seluma – Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kembali menjadi catatan buruk, dalam pelaksanaan Pembangunan di Kabupaten Seluma. Di awal tahun 2020, Pemkab Seluma mendapat laporan adanya temuan BPK senilai ratusan juta, di dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yakni di dinas PUPR dan dinas Kesehatan. Saat ini sejumlah kontraktor yang mengerjakan proyek di dua dinas tersebut, telah berangsur mengembalikan temuan.

Kejaksaan Negeri Seluma, mengaku siap membantu mengembalikan kerugian negara hasil temuan BPK, dengan cara melakukan penagihan terhadap pihak kontraktor.

“Kami siap membantu Pemkab Seluma untuk melakukan penagihan, terhadap temuan kepada rekanan. Itu sudah jadi tugas kami sebagai pengacara negara, dalam bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun). Dan itu juga membantu pembangunan di Seluma,” jelas Kajari Seluma, M Ali Akbar, Minggu (16/2/2020).

Adapun pada tahun sebelumnya juga terdapat temuan di Dinas PUPR, senilai ratusan juta rupiah dari berbagai proyek. Temuan BPK tersebut, disebabkan karena ada kelebihan pembayaran.

Kejari Seluma kemudian bekerjasama dengan Dinas PUPR kabupaten Seluma, untuk menyelamatkan temuan tersebut, dan akhirnya berhasil dilunasi dan dikembalikan oleh pihak kontraktor. [IT2006]