Pedomanbengkulu.com, Seluma – Kejaksaan Negeri Seluma siap melakukan pengawalan dan pengawasan terhadap pelaksanaan proyek, yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kabupaten Seluma. Meski program Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) sudah dibubarkan oleh Jaksa Agung ST Burhanudin, saat ini sebagai penggantinya akan dilakukan oleh Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS).

Kadis PUPR Kabupaten Seluma, M Syaifullah ditemui usai pertemuan dengan Kejaksaan Negeri Seluma di kantor Kejari Seluma pada (26/2/2020) siang menyatakan, pihaknya tetap membutuhkan pendampingan dari Kejaksaan agar pelaksanaan pekerjaan proyek berjalan dengan baik.

“Kordinasi terkait temuan BPK, dan kegiatan tahun 2020, karena dapat kabar TP4D sudah dibubarkan, makanya dikordinasikan supaya pekerjaan dapat didampingi” jelas Kadis PUPR Kabupaten Seluma, M Syaipullah, Rabu (26/2/2020).

Ditambahkan M Syaipulah, saat ini seluruh temuan sebesar Rp 300 juta lebih pada pekerjaan tahun 2019, sudah dikembalikan.

“Sudah dikembalikan semuanya, dan tidak ada lagi temuan BPK dari pelaksanan proyek tahun kemarin,” jelasnya.

Kasi Intel Kejari Seluma, Citra Apriadi menyatakan, pihaknya akan menelaah terlebih dahulu, sebelum melakukan pengamanan terhadap kegiatan proyek yang dilakukan Dinas PUPR.

“Pihak pemda sudah kami sarankan, untuk menetapkan terlebih dahulu sekiranya kegiatan mana saja yang strategis, khususnya sangat dibutuhkan masyarakat. Nanti kita telaah lagi mana yang prioritas, (kemudian) akan kita lakukan pengamanannya,” jelas Citra. [IT2006]