PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Intitut Agama Islam (IAIN) Bengkulu dalam hal ini Dekan Fakultas Syariah Imam Mahdi menerangkan bahwa Kampus IAIN Bengkulu ini sudah lebih dari layak untuk bertransformasi ke UIN Fatmawati Soekarno (UIN-FAS).

Fakultas Syariah sangat mendukung transformasi kampus IAIN Bengkulu Menjadi UIN Fatmawati Soekarno. Dengan banyaknya peminat prodi-prodi yang ada di Fakultas, terutama Fakultas Syariah maka disini pihak Dekan akan mendukungnya dengan membuka kembali prodi terbaru.

“Karena misalnya seperti Prodi Hukum Tata Negara (HTN) itu umumnya peminat sangat luar biasa jadi kedepannya kalau kita buka lagi Prodi Hukum Internasional karena satu-satunya di Bengkulu mungkin akan punya pasal-pasalnya sendiri. Dan ini juga Alhamdulillah ya minat masyarakat untuk menyekolahkan ke IAIN ini cukup tinggi sampai sekarang ini sudah 12.000 Mahasiswa kita ini yang aktif di IAIN,” ungkap Imam Mahdi Dekan Fakultas Syariah IAIN Bengkulu, Senin (17/2/2020)

Imam Mahdi pun juga menjelaskan kalau Kampus IAIN Bengkulu ini mau tranformasi ke UIN sudah sangat lebih dari cukup.

“Jadi kalau mentransformasi ke UIN sebenarnya kita ini udah lebih dari cukup, karena di peraturan Kementrian Agama itu cuman 8000 Orang Mahasiswa sedangkan kita sudah 12.000 dan kalau kuotanya untuk Mahasiswa kita tidak susah lagi,” jelasnya.

“Kemudian kalau masalah luas tanah, di Kementrian Agama itu untuk berubah menjadi UIN peraturannya cuman 8 hektare kita 70 hektare. Kampus kita ini terluas kedua setelah UNIB. Kita ada 70 hektare 73 tepatnya kalau semua,” tambahnya.

Imam Mahdi kembali menegaskan Kemudian kalau untuk masalah tranformasi ke UIN itu kita sudah layak.

“Kalau menurut saya itu kita sudah terlambat, tapi kan ini kita tidak bisa begitu saja karena ini Program dari pemerintah pusat, kita hanya mengusulkan, melihat kondisi kita, minat mahasiswa cukup tinggi maka kita wajarlah kalau IAIN Bengkulu mentransformasi ke UIN,” tutupnya. [Soprian]