salah satu aset lahan milik Pemkab Seluma, di kelurahan Sembayat

Pedomanbengkulu.com, Seluma – Badan Pemeriksa Keuangan RI dijadwalkan akan melakukan pemeriksaan terhadap laporan realisasi keuangan tahun 2019, di Kabupaten Seluma pada pekan depan. Seluruh item kegiatan yang dilakukan selama tahun 2019, akan dilakukan pengecekan oleh BPK.

Jelang pelaksanaan pemeriksaan, seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilarang untuk bepergian dan meninggalkan tempat. Ini untuk membantu efektivitas pemeriksaan yang dilakukan auditor.

“Seluruh kepala OPD itu, dengan ada pemeriksaan BPK serius menerima, mereka jangan ada alasan nanti lagi DL atau lain lain, jangan sampai pihak BPK membutuhkan keterangan, penjelasan dan lain lain, (Kepala OPD tidak ada)” jelas Sekda kabupaten Seluma, Irihadi, Minggu (9/2/2020).

Sementara itu Pemkab Seluma tetap berharap, agar tahun ini kabupaten Seluma dapat mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan. Meski hal tersebut cukup sulit, karena sengkarut permasalahan aset lahan.

“Kalau maunya dapat (WTP) tetapi itu kewenangan mereka (BPK). Ya dikatakan sulit ya sulit,tetapi daerah lain kan dapat. Tetapi kita berusaha semaksimal mungkin, masih ada permasalahan yang menurut BPK sehingga mereka belum memberikan nilai (WTP) itu,” jelas Irihadi.

Adapun pada tahun 2019 lalu, Pemkab Seluma kembali gagal meraih opini WTP, yang bahkan belum pernah diraih saat Kabupaten Seluma dimekarkan. [IT2006]