PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Tim penyidik Polda Bengkulu melimpahkan berkas perkara Akhyar Radi, Direktur CV Beringin yang menjadi tersangka dugaan penipuan pembelian material bangunan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu, Senin (3/2/2020).

JPU Kejati Bengkulu, Andi Hendrajaya mengatakan, dalam berkas perkara, dugaan penipuan dilakukan terdakwa pada bulan Juli 2018 lalu. Ketika itu terdakwa meminta kepada korban untuk mengisikan material di dua proyek salah satunya pembangunan Gedung Sport Center Pantai Panjang dengan cara terdakwa memberikan 2 lembar cek Bank Bengkulu yang berisikan uang senilai 150 juta rupiah.

Terdakwa mengatakan kepada korban cek tersebut dapat dicairkan satu bulan. Setelah cek diserahkan, terdakwa kemudian memesan material kepada korban dengan total 164 juta rupiah. Setelah dilakukan pencairan ternyata cek yang diberikan terdakwa tersebut tidak ada saldonya atau kosong.

Setelah menjalani pelimpahan tahap dua terdakwa di tahan JPU selama 20 hari kedepan di Rutan Malabero Bengkulu guna mempermudah proses persidangan.

“Terdakwa dijerat pasal 378 dan 372 KUHP KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara,” ucap Andi. [Anto]