Pedomanbengkulu.com, Seluma – Kontestasi pemilihan Bupati – Wakil Bupati Seluma, berkemungkinan besar tidak akan diikuti oleh pasangan calon jalur perseorangan (independen). Pasalnya pasca Suparto-Irihadi mencabut berkas pendaftaran, tidak ada bakal pasangan calon lain yang mendaftar ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Seluma.

Komisioner KPU kabupaten Seluma, Henri Arianda mengatakan, meski pihaknya masih membuka pendaftaran hingga (23/2/2020) mendatang, namun kemungkinan bakal pasangan calon untuk mengumpulkan dukungan sangat kecil.

“Melihat waktunya sekarang, rasanya tidak mungkin (mengumpulkan dukungan) karena waktunya hanya tinggal lima hari lagi” jelas Henri Arianda (19/2/2020).

Kendati demikian, Henri memastikan pihaknya akan tetap menerima pendaftaran bakal pasangan calon hingga batas waktu penyerahan berkas ditutup.

Disisi lain KPU juga tetap menunggu dan siap melakukan verifikasi faktual, jika ada bakal pasangan calon Gubernur – Wakil Gubernur Bengkulu yang mengumpulkan dukungan dari Kabupaten Seluma.

“Untuk yang Calon Gubernur Wakil Gubernur tetap akan dilakukan verifikasi faktual, jika ada yang mengumpulkan dukungan dari kabupaten Seluma” jelasnya.

Adapun persyaratan yang cukup berat diduga menjadi salah satu penyebab, belum adanya bakal pasangan calon yang mendaftar di jalur perseorangan. Setiap bakal paslon wajib memgumpulkan dukungan sebanyak 13.770 dukungan yang dibuktikan dengan fotokopi KTP-EL dan dukungan yang diinput kedalam aplikasi Silon. [IT2006]