Pedomanbengkulu.com, Seluma – Pemilihan Bupati – Wakil Bupati Seluma, dipastikan tidak akan diikuti oleh pasangan calon dari laur perseorangan (independen). Pasalnya hingga batas waktu yang ditentukan yakni pada pukul 00.00, senin (24/2/2020) dinihari, tidak ada satupun pasangan calon yang mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum kabupaten Seluma.

Persyaratan untuk maju di Pilkada 2020 melalui jalur independen, memang berbeda dengan Pilkada sebelumnya. Setiap paslon harus mengumppulkan sedikitnya 13.770 dukungan masyarakat yang tersebar di minimal 8 kecamatan, dengan dibuktikan fotokopi E-KTP, surat pernyataan, dan input ke aplikasi Silon milik KPU.

“Tidak ada bakal calon bupati wakil bupati yang mengantarkan berkas persyarakatan untuk maju ke Pilkada Seluma, maka dengan jalur perseorangan sudah kami tutup,” jelas Ketua KPU Kabupaten Seluma Sarjan Effendi, Senin (24/2/2020).

KPU kini hanya tinggal melakukan persiapan, untuk pembukaan pendaftaran calon Bupati – Wakil Bupati Seluma jalur partai politik, yang akan dibuka pada pertengahan tahun ini.

“Tahapan selanjutnya kami tinggal menunggu bakal calon bupati wakil bupati melalui jalur partai politik, yang pendaftarannya akan dilaksanakan 16 sampai dengan 18 juni nanti,” paparnya.

Jalur perseorangan sebelumnya sempat dilirik oleh pasangan Suparto – Irihadi, dan sudah melakukan pendaftaran ke KPU. Namun keduanya akhirnya mundur dari pencalonan jalur independen, karena suatu alasan. [IT2006]