Pedomanbengkulu.com, Seluma – Dugaan penyalahgunaan dana desa dan pungutan liar di Kabupaten Seluma, terus ditangani Polres Seluma. Polisi kini melakukan penyelidikan di tiga desa, yakni Tangga Batu, Sekalak, dan Tumbuan. Di desa Tangga Batu dan Sekalak polisi mendalami dugaan korupsi dana desa, sedangkan di Tumbuan dugaan pungutan liar pengurusan sertifikat prona.

Kapolres Seluma AKBP. I Nyoman Mertha Dana mengatakan, pihaknya terus melakukan penyelidikan terhadap tiga desa tersebut, yang diduga terjadi antara tahun 2017 hingga 2019. Pihaknya juga berkordinasi dengan Inspektorat Kabupaten Seluma, agar bisa melakukan pengecekan internal dan audit.

“Ada tiga desa, yakni Sekalak, Tumbuan, dan Tangga Batu sedang diselidiki. Kami juga terus berkordinasi dengan Inspektorat, untuk dilakukan auidit,” jelas Nyoman, Rabu (19/2/2020).

Nyoman menyatakan, bila ditemukan adanya indikasi kerugian negara dan penyimpangan dana desa, maka pihaknya siap melakukan tindak lanjut.

“Kalau ditemukan indikasi, kami akan melalukan tindak lanjut dan terus dilakukan penyelidikan” jelas Nyoman.

Adapun penyelidikan di tiga desa tersebut, merupakan hasil laporan masyarakat sendiri, ke Polres Seluma, yang menyatakan adanya indikasi Pungli ataupun Korupsi. [IT2006]