PedomanBemgkulu.com, Kaur – Jumat (21/2/2020) Unit Tipiter Polres Kaur mengamankan beberapa ekor hewan yang dilindungi dan pada sehari sebelumnya juga telah mengamankan belasan ekor burung yang dilarang dipelihara masyarakat.

Kapolres Kaur AKBP Puji Prayitno melalui Kasatreskrim Iptu Ahmad Khairuman mengatakan bahwa pada Jumat pihaknya melalu Unit Tipiter telah mengamankan satu ekor Siamang dan satu ekor burung Tiung emas atau Beo di dua tempat berbeda.

“Setelah kemaren kami mengamankan belasan ekor burung, dan hari ini kami kembali mengamankan seekor Siamang dan seekor burung Tiung emas atau Beo Karena dianggap melanggar pasal 21 ayat(2) Jo pasal 40 ayat 2 UU RI no 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam dan ekosistemnya,” ujar Kasatreskrim Iptu Ahmad Khairuman.

Kedua hewan yang diamankan itu masing-masing dimiliki oleh Idan Sukarman warga Desa Suka Rami Kecamatan Kelam Tengah yaitu satu ekor Siamang kemudian Suryanto pemilik satu ekor burung Tiung emas warga Desa Suka Bandung kecamatan kaur Selatan.

Dikatakan Ahmad kegiatan ini merupakan rentetan dari operasi Wana Laga Nala tahun 2020 yang sesuai dengan tindak pidana bidang kehutanan dan konservasi sumber daya alam

“Seluruh hasil tangkapan dari operasi Wana Laga Nala tahun ini langsung kami serahkan kepada Badan Konservasi sumber daya alam Provinsi Bengkulu di Wayhawang,” tambahnya.[Sirait]