PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Profesi Indonesia, atau biasa dikenal dengan LP3I hari ini genap berusia 31 tahun. Kampus biru dengan selogan Tepat dan Cepat Kerja ini merupakan lembaga pendidikan yang berdiri dengan desain kurikulum yang berstandard kompetensi dunia kerja dan industri. Lembaga ini ditujukan bagi peserta didik yang ingin tepat & cepat kerja dengan pendidikan tinggi vokasi. Tercatat ada 54 cabang yang tersebar di kota-kota besar seluruh Indonesia, dan salah satunya ada di Kota Bengkulu.

Berlokasi di Jalan Kapten P. Tandean Kelurahan Jembatan Kecil Kecamatan Singaran Pati Kota Bengkulu, LP3I Cabang Bengkulu menawarkan 4 (empat) jurusan, yakni Office Management, Computerized Accounting, Informatics Computer dan Hotel Management dengan lama pendidikan dua tahun.

“Sebagai upaya untuk mendukung pemerintah. LP3I sebagai lembaga pendidikan dan profesi di Indonesia ingin membantu masyarakat untuk mendapatkan pendidikan, keterampilan dan siap untuk bekerja di perusahaan. Untuk itu, demi membantu anak anak SLTA dan SMK bisa melanjutkan kuliah, kita ada beasiswa sebesar Rp 3,1 juta. Bagi yang mendaftar di periode 24 Maret – 31 Maret 2020. Untuk itu, silahkan daftarkan diri anda sekarang juga ke kampus LP3I College Bengkulu atau daftar online melalui situs www.pmb.lp3i.ac.id. Info lebih lanjut mengenai LP3I College Bengkulu silahkan hubungi 081367274446 (Ade Irawan) atau kunjungi website LP3I: www.lp3i.ac.id, Facebook: LP3I College Bengkulu dan IG: lp3ibengkulu,” jelas Branch Manager LP3I College Bengkulu, Lutfi Aziz SE Ak, Minggu (29/3).

Lebih lanjut orang nomor satu di LP3I College Bengkulu ini mengatakan. Pihaknya akan terus menjadi garda terdepan untuk mengikuti visi Presiden Joko Widodo dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul. Karena sejak 1989, LP3I telah mengedepankan prinsip Link And Match dengan dunia Industri.

“Kami tentunya sejalan dengan visi pemerintah yang ingin mendorong dan membangun SDM. Khususnya dalam bidang vokasional yang bisa adaptasi dengan perkembangan industri. Makanya, kami dorong peran LP3I ke depannya bagaimana kita terus menelurkan SDM yang siap kerja dan siap pakai. Dan dapat membantu mengurangi pengangguran di Indonesia,” pungkas Lutfi.

Sekedar Informasi Tentang LP3I

Fenomena tidak terampungnya lulusan pendidikan tinggi, di dunia kerja bukan cerita milik era tahun 2000-an saja. Bila dirunut kebelakang, sebenarnya gejala tersebut sudah mulai muncul ke permukaan sekitar dua puluh tahun sebelumnya. Semakin hari semakin meresahkan masyarakat yang mengalami langsung. Namun hingga menjelang akhir 1980-an, belum ada tanda-tanda pihak yang merasa terpanggil untuk menyelesaikan masalah tersebut. Baik pemerintah maupun swasta.

Atas dasar itulah, maka Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Profesi Indonesia (LP3I) didirikan pada 29 Maret 1989 dengan kampus pertama di Pasar Minggu Jakarta Selatan. Selanjutnya, bermula dari program kursus 6 bulan, LP3I kemudian mengembangkan sayapnya menjadi lembaga pendidikan profesi (1-2 tahun). Hingga akhirnya pada tahun 2003 sebagian LP3I yang ada sudah menjadi Politeknik yaitu Bandung, Jakarta dan Medan. Sedangkan dalam proses pengurusan Politeknik baru untuk daerah Makassar dan daerah lain akan segera menyusul.

Melihat keberhasilan model pendidikan yang dijalankan oleh LP3I, animo masyarakat pun semakin besar. Peserta didik bukan hanya penduduk ibukota saja, bahkan dari beberapa daerah yang cukup jauh. Oleh sebab itulah, LP3I membuka kampus-kampus hampir diseluruh kota-kota besar di Indonesia. Kiprah LP3I semakin diakui oleh masyarakat luas. Pengakuan dari dunia industri tercermin dari semakin banyaknya perusahaan yang merekrut lulusan LP3I. Sedangkan pengakuan lain datang dari dunia pendidikan dalam dan luar negeri melaui kerjasama transfer kredit dan konversi mata kuliah.

Tujuan dan Metode Pendidikan

Perkembangan bisnis yang demikian pesat saat ini sangat membutuhkan tenaga kerja yang berbakat dan siap pakai, yang menuntut profesionalisme, kematangan, kesiapan dan kejelian dalam mengenali dan menangkap setiap peluang usaha sebagai konsekuensi logis dari persaingan bisnis kian tajam dan beragam. Persaingan ketat akan merupakan nasib buruk bagi para pencari kerja yang tidak memiliki dasarpengetahuan, keterampilan praktis dan kemampuan analisis yang handal.

LP3I melaui program – program pendidikannya menjawab tantangan ini.Proses belajar mengajar disajikan melalui pendekatan praktis, diskusi kelompok,simulasi, role play dan latihan/kerja praktek( on-the-job training). Disamping itu diadakan juga kegiatan mentoring agama untuk pembinaan mental spiritual, antara lain untuk memupuk sikap jujur, disiplin, memiliki etika, sopan santun dan moral secara umum. Pendekatan-pendekatan ini ternyata menunjang keberhasilan parapeserta didik untuk dapat memahami dan mampu mengamalkan keahliannya, baik melalui latihan kerja praktek di perusahaan, maupun di lapangan kerja yang sesungguhnya.

Selama proses belajar berlangsung, peserta program pendidikan LP3I mendapat dukungan dan bimbingan penuh dari para staf pengajar yang berasal dari kalangan akademis dan para praktisi profesional yang aktif. Suasana yang sama juga akan didapat pada saat peserta terlibat dalam situasi nyata dari persoalan bisnis di perusahaan ketika mengikuti latihan kerja praktek. [Kucir.06]