Pedomanbengkulu.com, Seluma – Pekerjaan menjadi Tenaga Kerja Indonesia di luar negeri, menjadi salah satu sumber penghasilan warga asal Kabupaten Seluma. Meski harus berpisah dengan keluarga, namun menjadi TKI menjanjikan penghasilan yang besar untuk membantu perekonomian negara. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Seluma mencatat, ada 93 orang warga Seluma yang menjadi tenaga kerja sejak 2012 lalu, melalui PJTKI legal.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Seluma, Riduan Sabrin mengatakan, berbagai negara di asia menjadi tujuan para penghasil devisa negara tersebut. Negara yang menjadi tempat bekerja TKI asal Seluma yakni Taiwan, Malaysia, Singapura, Hongkong, dan Arab Saudi, dan Jepang.

“Berdasarkan pendataan dari PJTKI yang legal, dari tahun 2012 sudah ada 93 tenaga kerja yang bekerja di luar negeri, terbanyak ada di Taiwan. Untuk yang ilegal kami juga sedang berusaha mendatanya” jelas Riduan Sabrin (26/3/2020).

Disnakertrans saat ini sedang melakukan pengecekan terhadap jumlah tenaga kerja yang akan pulang, dari negara mereka bekerja. Ini menindak lanjuti adanya penyebaran wabah Covid-19 di sejumlah negara asia.

“Kami terus berkordinasi dengan PJTKI yang memberangkatan TKI tersebut, untuk mengetahui kapan mereka akan pulang. Kalau saat ini berdasarkan data, ada lima orang yang harusnya sudah pulang tahun ini” jelas Riduan Sabrin.

Disnakertrans memastikan, bila terdapat TKI dari luar negeri yang pulang ke Seluma, akan melewati protokol pemeriksaan kesehatan, sesuai SOP yang sudah diatur agar tak membawa dan menyebarkan wabah Covid-19. Sampai saat ini di Kabupaten Seluma belum ada warga yang dinyatakan ODO, PDP, Suspect, maupun Positif Covid-19. [IT2006]