PedomanBengkulu.com, Rejang Lebong – Upaya pencegahan menyebarnya Virus Corona atau Covid-19 dilakukan berbagai pihak, salah satunya lapas kelas II A Curup. Diungkapkan Kalapas Curup, Lalu Jumaidi, SH, MH, pihaknya mulai Senin (23/3/2020) hingga (5/4/2020), menerapkan lockdown sehingga keluarga napi tidak bisa mengunjungi Keluarganya yang tengah menjalani masa hukuman.

“Pemberlakukan lockdown ini merupakan perintah langsung dari Dirjeb Pemasyarakatan Kemenkum HAM RI. Artinya keluarga dari Binaan LP Curup ini tidak bisa masuk dan bertemu kata,” Lalu.

Ditambahkan Lalu, untuk mempasilitasi keluarga dengan Warga binaan maka pihak lembaga pemasyarakatan menyedikanan fasilitas untuk berkomunikasi dan bertatap muka dengan cara Vidio Call.

“Dengan tak langsung bertatap muka atau kontak fisik secara langsung, kita harapkan pencegahan penyebaran Covid 19 di Lapas Kelas II A Curup dapat terkatagori aman,” tegasnya.

Namun, untuk aktivitas penitipan makanan dan minuman untuk warga binaan, jelasnya, masih berlaku sama, dimana pihak keluarga dapat menitipkan makanan dan minuman ke warga binaan.

“Sebelum makanan dan minuman tersebut masuk ke Lapas kita periksa terlebih dahulu. Kemudian, baru makanan yang dititipkan tersebut, kita berikan ke warga binaan,” Kata Lalu.

Disampaikan Lalu, untuk warga binaan LP yang dinyatakan terpapar atau dinyatakan positif penderita Covid 19 maka akan dipindahkan ke Lemaba pemasyarkatan lain yang ada diprovinsi Bengkulu yakni di Rutan Kelas II B Manak dan Lapas Perempuan Bengkulu.

“Hal tersebut mengacu kepada Lapas rujukan yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM RI tentang wilayah Lapas Karantina Covid-19,: tegasnya. [Julkifli Sembiring]