PedomanBengkulu.com, Mukomuko – Anggota Komisi X DPR RI, Hj Dewi Coryati MSi melakukan monitoring terhadap proses penyaluran Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) yang ia perjuangkan di tahun 2019 di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu. Monitoring dilakukan dengan mengunjungi sejumlah sekolah dan bertemu langsung dengan orang tua wali murid penerima PIP.

“Monitoring ini kita lakukan guna memantau sejauh mana proses penyaluran besiswa PIP yang saya perjuangkan telah berjalan. Apakah para siswa dan orang tua ada mengalami kendala dalam proses pencairan. Ini yang ingin kita ketahui,” ungkap Dewi, Rabu (04/03/2020).

Dalam pertemuan dengan para orang tua siswa dan para dewan guru tesrsebut, politisi PAN ini juga memberikan arahan terhadap penggunaan dana PIP yang diterima siswa. Ia meminta uang yang diterima benar – benar digunakan untuk keperluan sekolah anak.

“Jangan sampai disalahgunakan oleh orang tua untuk membeli rokok, pulsa atau barang lain yang tidak menunjang kebutuhan sekolah anak,” pinta Dewi yang sudah menjabat sebagai Anggota DPR RI selama tiga periode berturut – turut.

Ditambahkan Dewi, selain memantau kendala, monitoring juga dilakukan sebagai bahan evaluasi untuk pengajuan beasiswa di tahun berikutnya. Apakah ada yang perlu ditambah atau malah dikurangi sesuai dengan kebutuhan masing – masing sekolah.

Ia juga mengingatkan untuk para orang tua, yang ingin mendapatkan beasiswa, dalam Dapodik (Data Pokok Pendidikan) harus menulis pekerjaan yang sesuai.

“Jika pekerjaan mereka buruh tani, buruh bangunan dan lain sebagainya jangan ditulis swasta. Karena dengan menulis swasta indikasinya orang yang mampu sehingga anaknya dinilai tidak layak menerima PIP. Inilah mengapa banyak anak buruh malah tidak dapat,” terangnya.

Salah satu sekolah yang dikunjungi yakni SMAN 2 Mukomuko, sebanyak 126 siswa menerima manfaat besiswa tersebut. Dalam pertemuan tersebut, Kepala SMAN 2 Mukomuko Khairul Saleh MTPd mengucapkan terima kasih banyak atas perjuangan Hj Dewi Coryati, lebih dari seratus siswanya terbantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah.

“Alhamdulillah ini sudah yang kedua kali sekolah kami menerima beasiswa PIP yang diperjuangkan Ibu Dewi Coryati. Kami doakan semoga beliau selalu sehat sehingga dapat terus memberikan bantuan demi kemajuan di Provinsi Bengkulu terutama dalam dunia pendidikan,” katanya.

Selain SMAN 2 Mukomuko, monitoring juga dilakukan di SDN 3 XIV Koto, SDN 1 XIV Koto, SMPN 13 Mukomuko, SMKN 3 Mukomuko, SDN 2 Air Dikit, SDN 14 Penarik, SMK Anakhil Mukomuko, SDN 1 Teramang Jaya, SMKN 5 Mukomuko, SDN 3 Pondok Suguh dan SDN 5 Ipuh.

Untuk diketahui, di tahun 2019, sebanyak 3.110 siswa SD, SMP, SMA dan SMK menerima beasiswa PIP perjuangan Hj Dewi Coryati, Msi. Sementara secara keseluruhan di Provinsi Bengkulu tahun 2019, Dewi Coryati berhasil memperjuangkan 25 ribu siswa. (**)