Pedomanbengkulu.com, Seluma – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seluma telah menunda seluruh kegiatan yang mengumpulkan banyak orang, yang sebelumnya sudah dijadwalkan. Ini menanggapi wabah Covid-19 yang sudah menjadi pandemi, meski belum mewabah di Provinsi Bengkulu dan belum ada warga yang dinyatakan positif.

Ketua DPRD kabupaten Seluma, Nofi Eriyan Andesca menyatakan, kegiatan yang ditunda-tunda sementara meliputi persidangan pembahasan Raperda, kegiatan reses, hingga hearing yang sudah dijadwalkan.

“Kami meminta masyarakat untuk sabar, karena banyak hearing yang harus ditunda sampai waktu yang belum ditentukan, seperti jadwal hearing HKTI, masyakarat babatan, hearing dengan terkait PT. MSS,” jelas Nofi, Rabu (25/3/2020).

Ditambahkan Nofi seluruh kegiatan dinas luar ataupun kordinasi dengan lembaga lain di luar provinsi dan kabupaten juga ditunda. Kegiatan kunjungan kerja lembaga lain ke DPRD Seluma juga tidak diperbolehkan sementara.

“Menunda konsultasi kordinasi ke luar daerah kecuali sifatnya urgent, juga menolak kunjungan dari lembaga lain ke DPRD Seluma. Terakhir ada dari Muratara Sumsel, dan itu sebelum kejadian Corona,” jelasnya.

Nofi juga mengimbau masyarakat untuk mengutamakan social distancing, dan berdiam diri di rumah untuk mencegah penularan penyakit Covid-19. Masyarakat harus menjaga pola hidup sehat, dan terus mendoakan keadaan semakin membaik.

“Ayo kita sama sama turuti imbauan pemerintah, untuk menjaga jarak dan pola hidup sehat, agar tidak terpapar penyakit Covid-19,” jelas Nofi. [IT2006]