Anggota DPD RI Hj Riri Damayanti John Latief

PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Separuh negara di dunia kini tengah berjuang menghadapi pandemi virus corona. Sebanyak 195 negara telah mencatat adanya penemuan kasus di negara mereka masing-masing. Corona menginfeksi bukan hanya rakyat biasa namun juga pejabat tinggi, agamawan, hingga orang-orang penting di sebuah negara.

Anggota Komite II DPR RI Hj Riri Damayanti mengatakan, penyebaran corona tidak bisa dihentikan dengan kepanikan dan ketakutan, namun dengan mengerahkan semua kemampuan yang ada agar menjadi satu kekuatan dalam menghentikan grafik peningkatkan pasien terinfeksi.

“Apresiasi buat semua level pemerintahan yang telah dengan sigap menggerakkan masyarakat untuk sama-sama meningkatkan kesadaran untuk mendeteksi, mengetes, merawat, dan mengisolasi penyebaran corona,” kata Riri Damayanti, Kamis (26/3/2020).

Wakil Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bengkulu ini menjelaskan, World Health Organization (WHO) selaku lembaga Organisasi Kesehatan Dunia telah secara resmi menyatakan virus corona COVID-19 sebagai pandemi pada 11 Maret 2020 karena penyebarannya terus meningkat secara drastis di seluruh dunia.

“Sebelumnya sudah ada flu spanyol, pandemi H1N1, dan lain-lain. Tapi tidak seheboh sekarang karena memang sekarang ditunjang dengan kemajuan teknologi transportasi dan informasi, menjadikan dunia makin tekoneksi. Intinya, jangan sampai kita terpapar virus ini dan semua orang harus sama-sama melakukan tindakan promotif dan preventif,” ungkap Riri Damayanti.

Ketua Bidang Tenaga Kerja, Kesehatan, Pemuda dan Olahraga BPD HIPMI Provinsi Bengkulu ini berharap langkah-langkah antisipasi akibat pandemi ini dilakukan dengan sungguh-sungguh.

“Secara ekonomi dampaknya akan sangat besar. Sekarang aja bisnis penerbangan, hotel dan pariwisata sudah sangat lesu. Termasuk UMKM di Bengkulu ikut terpukul,” jelas Riri Damayanti.

Ketua Umum Pemuda Jang Pat Petulai ini mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang, menjaga kebersihan lingkungan dengan desinfektan secara berkala, sering-sering mencuci tangan di air mengalir, sediakan sabun atau hand sanitizer di tempat-tempat umum, menggunakan masker bila sakit, buayakan perilaku hidup sehat, dan hindari keluar rumah bila tak begitu penting.

Dia meyakini, kekompakkan dalam melakukan hal-hal itu adalah kunci keberhasilan dalam menekan laju penyebaran corona.

“Segera lapor kepada petugas kalau menemukan adanya yang mengalami gejala demam di atas 38 derajat C, batuk, pilek dan sesak nafas. Sebarkan informasi yang benar dan bermanfaat terkait pencegahan penyebaran corona di media sosial,” sampai Riri Damayanti.

Kakak Pembina Duta Generasi Berencana BKKBN Provinsi Bengkulu ini juga mengajak kepada semua pihak untuk tidak berspekulasi menyebarkan berita yang belum pasti kebenarannya terkait corona ini.

“Perbanyak berdoa kepada Allah, mudah-mudahan pandemi ini segera berakhir dan kehidupan kembali normal seperti semula dan pekerjaan-pekerjaan kita untuk membangun Bengkulu yang lebih baik khususnya, Indonesia pada umumnya dapat berlanjut,” demikian Riri Damayanti. [Muhammad Qolbi]