Pedomanbengkulu.com, Rejang Lebong – Sebanyak 6 anggota PPK di wilayah Rejang Lebong harus memberikan klarifikasi kepada Bawaslu dan KPU Rejang Lebong setelah fotocopy KTP mereka masuk dalam berkas dukungan calon Perseorangan yang telah diserahkan ke KPU. Ditemukanya KTP PPK ini setelah dilakukan verifikasi administrasi berkas dukungan KTP syarat pencalonan perseorangan di KPU Rejang Lebong. Enam PPK yang KTP-nya masuk dalam bekas syarat perseroangan ini berasal PPK Sindang Dataran dua orang, satu orang PPK Sindang Beliti Ilir, satu orang PPK Sindang Beliti Ulu dan dua orang PPK Curup.

Terkait hal itu, Bawaslu Rejang Lebong langsung mengklarifikasi dengan melayangkan surat ke KPU Rejang Lebong guna menindaklanjuti temuan tersebut.

“Iya, ada enam anggota PPK yang namanya masuk dalam berkas dukungan calon perseorangan, yakni dua orang PPK Sindang Dataran, satu orang PPK Sindang Beliti Ilir, satu orang PPK Sindang Beliti Ulu dan dua orang PPK Curup,” kata Restu S Wibowo Ketua KPU Rejang Lebong membenarkan, Selasa (10/3).

Hanya saja, lanjut Restu setelah dikonfirmasi enam anggota PPK tersebut menegaskan tidak pernah menyatakan dukungan ke Balon Kada manapun, apalagi memberikan KTP atau fotocopy KTP kepada salah satu calon.

“Setelah kita minta keterangan ternyata mereka tidak tahu menahu berkaitan dengan KTP yang digunakan pasangan perseorang tersebut,” kata Restu.

Ditambahkan Restu dari hasil klarifikasi yang dilakukan masing-maisng PPK yang namanya masuk dalam berkas syarat calon perseorangan tersebut kemudian membuat surat pernyataan bahwa tidak pernah memberikan fotocopy dan dokumentasi serta tidak pernah memberikan dukungan dalam bentuk apapun kepada siapapun berkaitan dengan proses pencalonan gubernur dan wakil gubernur dan atau bupati dan wakil bupati.

“Klarifikasi ini juga telah dilakukan bersama teman-teman dari Bawaslu,” kata Restu.

Enam KTP penyelenggara Pemilu tingkat Kecamatan ini digunakan pasang Balon bupati dan wakil bupati Rejang Lebong yang akan maju melalui jalur perseorangan, yakni pasangan Syamsul Efendi – Hendra Wahyudiansyah (SAHE). Pasangan tersebut sebelumnya telah menyerahkan berkas dukungan masyarakat sebanyak 26 ribu lebih kepada KPU sebagai syarat maju dari jalur perseorangan.[Julkifli Sembiring]