Ilustrasi Pencegahan Bunuh Diri

Pedomanbengkulu.com, Seluma – Peristiwa bunuh diri kembali terulang di wilayah Kabupaten Seluma. Seorang lansia berinisial JM (70) warga salah satu desa di kecamatan Seluma Barat kabupaten Seluma, ditemukan meninggal dunia dirumahnya pada rabu (11/3/2020) pagi.

Korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 07.30, oleh adik korban berinisial R-A sudah dalam kondisi meninggal dunia. Saat kejadian korban sedang sendirian di rumah, sedangkan istrinya sedang menginap di rumah anaknya.

“Saat kejadian memang lagi sendirian, karena nenek (istri korban) sedang menginap di rumah” jelas A-R, cucu korban (11/3/2020).

Adik korban kemudian menghubungi warga sekitar, dan menghubungi pihak kepolisian dari Polsek Seluma. Pihak kepolisian kemudian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah korban, dan melakukan pemeriksaan jenazah.

“Hasil pemeriksaan tidak ada tanda kekerasan atau penganiayaan di tubuh korban, dan berdasarkan keterangan saksi, ini murni kasus bunuh diri” jelas Kapolsek Seluma, AKP. Agus Norman.

Jenazah korban tidak dilakukan visum di rumah sakit, dan langsung di proses untuk dimakamkan di TPU setempat.

Adapun kasus bunuh diri ini merupakan kedua kalinya dalam rentang satu bulan terakhir. Organisasi pencegahan bunuh diri, Into The Light Indonesia mencatat Lebih dari 800.000 orang di seluruh dunia meninggal akibat bunuh diri setiap tahunnya (WHO, 2014).Tingkat bunuh diri di Indonesia berada pada peringkat keenam di Asia. 6,1% penduduk Indonesia berusia >15 tahun menderita depresi, namun hanya 9% penderita yang menjalani perawatan atau pengobatan medis (Riset Kesehatan Dasar Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 2018). Ada indikasi, dari satu orang yang meninggal akibat bunuh diri, ada lebih dari 20 orang yang melakukan percobaan bunuh diri. [IT2006]