Pelajar SMP N 09 Kota Bengkulu, Aprillia Kesuma Wardani, sedang belajar di rumahnya, Desa Panca Mukti Blok 6, Pekik nyaring, Kabupaten Bengkulu Tengah, Kecamatan Pondok Kelapa.

PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Tidak hanya PAUD IT Mumtazah, SMP N 09 Kota Bengkulu juga libur sekolah setelah mendapatkan surat edaran melalui Walikota Bengkulu Helmi Hasan.

Surat edaran tersebut menghimbau agar sekolah diliburkan sementara waktu, mengingat virus corona (covid-19) yang menyerang di berbagai negara, begitu juga Indonesia.

Pantauan PedomanBengkulu.com, siswa yang bernama Aprillia Kesuma Wardani, alamat Desa Panca Mukti Blok 6, Pekik Nyaring, Kabupaten Bengkulu Tengah, Kecamatan Pondok Kelapa, asal sekolah SMP N 09 Kota Bengkulu, masih tetap belajar walaupun sekolah diliburkan.

Disampaikan oleh kedua orang tua Haryanto dan Siti Nurmawati mengatakan bahwa dari sejak hari Senin anaknya tetap belajar walaupun sekolah diliburkan.

“Anak kami (Aprillia) tetap belajar walaupun sekolah diliburkan, libur bukan berarti belajar juga libur sebab surat edaran bapak Walikota Bengkulu Helmi Hasan mengimbau agar tetap belajar dirumah,” jelasnya Haryanto, Rabu (18/3/2020).

Haryanto menambahkan, imbauan Walikota tersebut dikarenakan kekuatiran sebagai seorang pemimpin, agar masyarakat tidak terdampak dari virus corona.

“Sebagai seorang pemimpin memang harus seperti itu, berani dalam mengambil keputusan, agar masyarakat merasa aman dan nyaman, apalagi virus corona ini penyebaran begitu cepat,” paparnya.

Ia juga mengimbau kepada orang tua lain untuk mengikuti kebijakan Walikota Bengkulu Helmi Hasan dengan baik.

“Dengan kebijakan ini kami akan terus mengawasi anak kami untuk tetap belajar dirumah, sesuai dengan arahan Pak Helmi Hasan,” pungkasnya.

Sebelumnya terlansir, dalam rangka menjaga dan melindungi masyarakat Kota Bengkulu serta memperhatikan perkembangan kasus penyebaran virus Corona (Convid-19), Walikota Bengkulu menginstruksikan sebagai berikut.

1. Meliburkan sekolah TK/RA/PAUD, SD/Ml. SMP/MTS. LKP dan PKBM di Kota Bengkulu dan mengganti dengan kegiatan belajar dirumah selama 14 hari ke depan.

2. Menghimbau kepada SMA/MA/SMK, dan Perguruan Tinggi Negeri/Swasta di Kota Bengkulu untuk meliburkan siswa atau Mahasiswa selama 14 hari ke depan.

3. Dinas Pendidikan Kota Bengkulu untuk tetap memantau aktivitas guru disetiap satuan Pendidikan dalam memastikan pelayanan proses belajar mengajar selama siswa beraktivitas di rumah dengan memaksimalkan pemanfaatan alat-alat digital (smart phone, gadget dan sejenisnya).

4. Menunda Seluruh Kegiatan diluar lomba-lomba Pendidikan dan lomba lainnya.

5. Menghindari berjabat tangan, cipika cipiki diganti dengan Salam Hidayah.

6. Meyakini virus ini adalah ciptaan Allah (Tuhan). Bagi ummat Islam selalu perbarui wudhu. Perbanyak infaq/shadaqah, berpuasa, berdoa dan ikhtiar agar Kota Bengkulu dijauhkan dari virus corona.  [Soprian]