PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Tim Gabungan dari pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu di back-up Aparat Kepolisian dan TNI melakukan sosialisasi penertiban pedagang di kawasan Pasar Panorama pada Kamis (5/3/2020).

Giat sosialisasi penertiban Pasar Panorama tersebut menghimbau seluruh pedagang agar tidak berjualan di pinggir jalan, serta ruko yang melebihi garis sempadan bangunan (GSB) segera di bongkar.

“Hari ini Pemkot Bengkulu sampaikan bagi seluruh PKL Pasar Panorama yang masih berjualan di pinggir jalan maka kita dari Pemkot Bengkulu akan menindak tegas,” jelas Kadis Perindag Kota Bengkulu Dewi Darma saat berorasi.

Tambahnya, bagi pedagang dan bangunan yang melebihi GSB yang masih tetap bertahan sedangkan Pemkot Bengkulu sudah berulang kali mengingatkan, maka terpaksa akan ditindak.

“Hal ini melanggar Perda nomor 3 tahun 2008, karena Pemkot Bengkulu sudah mengingat dengan cara persuasif seluruh PKL dan ruko-ruko yang melebihi GSB masih tetap berjualan serta ruko-ruko belum dibongkar di sepanjang jalan Pasar Panorama terpaksa minggu depan Pemkot Bengkulu bersama tim terpadu Satpol-PP, TNI, dan Polri akan mengambil tindakan,” himbaunya.

Diketahui, giat sosialisasi penertiban pedagang Pasar Panorama tanggal 5 Maret 2020, Satpol-pp, Perindak, Lingkungan Hidup, Perhubungan, Camat Singaran Pati, Kelurahan Panorama dan Polisi Resort Gading Cempaka dan penertiban secara menyeluruh Pasar Panorama akan dilaksanakan hari Senin tanggal 9 Maret 2020.[Soprian]